MARKET DATA

Sosok Mantan Pengemudi Taksi Ini Jadi Wali Kota Manchester

Fergi Nadira,  CNBC Indonesia
23 May 2026 16:30
Shaukat Ali Wali Kota Manchester. (Dok. Manchester council)
Foto: Shaukat Ali Wali Kota Manchester. (Dok. Manchester council)

Jakarta, CNBC Indonesia - Perjalanan hidup Shaukat Ali menarik perhatian publik Inggris. Pria yang pernah bekerja sebagai pengemudi taksi di Manchester itu kini resmi dilantik sebagai Lord Mayor atau Wali Kota Manchester ke-128.

Melansir BBC International, Sabtu (23/5/2026), Ali dilantik dalam sebuah seremoni resmi pada Rabu waktu setempat. Momen tersebut disebutnya sebagai hari yang sangat emosional dalam hidupnya.

Pasalnya, sehari sebelum pelantikan, sang ibu meninggal dunia setelah lama sakit. Dalam pidatonya, Ali mengaku sedih karena ibunya tidak bisa menyaksikan langsung pencapaiannya tersebut.

Ali lahir di Pakistan pada 1965 dan tumbuh di desa Batli, Kashmir. Saat berusia 16 tahun, ia pindah ke Manchester untuk memulai kehidupan baru.

Sebelum terjun ke dunia politik, Ali menjalani berbagai pekerjaan. Ia pernah bekerja di industri tekstil, menjalankan bisnis furnitur, hingga membuka usaha makanan kecil.

Tak hanya itu, Ali juga sempat bekerja sebagai pengemudi taksi berlisensi di Manchester selama beberapa tahun sambil belajar bahasa Inggris pada malam hari. Ia kemudian melanjutkan pendidikan dan memperoleh diploma teknologi informasi dari City College Manchester.

Karier politiknya dimulai setelah terpilih sebagai anggota dewan kota pada 2012. Selama lebih dari satu dekade, Ali terlibat dalam berbagai komite penting, mulai dari perencanaan kota dan jalan raya, layanan lingkungan, hingga pengawasan layanan anak.

Dalam masa jabatannya sebagai Lord Mayor, Ali mengatakan akan fokus mendukung anak-anak dalam layanan sosial serta memperkuat persatuan masyarakat di Manchester. Dalam pidato perdananya sebagai Lord Mayor, Ali menyebut Manchester sebagai kota yang dibangun atas keberagaman dan rasa keadilan.

"Manchester adalah kota tempat orang dari berbagai latar belakang, budaya, keyakinan, dan agama hidup berdampingan," ujarnya.

Ayah empat anak itu juga mengaku Manchester telah mengubah hidupnya. "Manchester telah memberi saya semua yang saya miliki hari ini," katanya.

Pelantikan Ali juga menandai berakhirnya masa jabatan Lord Mayor sebelumnya, Carmine Grimshaw. Dalam pidato perpisahannya, Grimshaw mengatakan pengalaman menjadi Lord Mayor membuatnya semakin memahami bahwa kekuatan utama Manchester terletak pada komunitas masyarakatnya.

"Sungguh suatu kehormatan untuk melayani kota yang luar biasa ini, dan kehormatan yang lebih besar lagi bagi saya untuk belajar dari orang-orang yang memberinya kehidupan, terima kasih warga Manchester," kata ia.

Sementara itu, anggota dewan Pat Karney memuji rekam jejak Grimshaw selama menjabat. Ia menyebut Grimshaw telah menghadiri sekitar 500 kegiatan resmi dan mengunjungi seluruh wilayah di Manchester.

Pujian serupa juga datang dari politisi Partai Liberal Demokrat John Leech yang mengatakan Grimshaw akan dirindukan oleh seluruh anggota dewan kota.

(haa/haa) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article 4 Update Epstein Files: Pangeran William & MBS, Trump ke Raja Charles


Most Popular
Features