Foto Internasional

Demo Besar-besaran Guncang Inggris Tuntut PM Mundur, Massa Pro Trump?

Reuters, CNBC Indonesia
Sabtu, 23/05/2026 10:30 WIB

Puluhan ribu warga turun ke jalan untuk berpartisipasi dalam demonstrasi besar-besaran bertajuk "Unite the Kingdom" yang mengguncang Ibu Kota Inggris, London. 



1/6 Puluhan ribu warga turun ke jalan untuk berpartisipasi dalam demonstrasi besar-besaran bertajuk

Puluhan ribu warga turun ke jalan untuk berpartisipasi dalam demonstrasi besar-besaran bertajuk "Unite the Kingdom" yang mengguncang Ibu Kota Inggris, London. (REUTERS/Hannah McKay)

2/6 Puluhan ribu warga turun ke jalan untuk berpartisipasi dalam demonstrasi besar-besaran bertajuk

Peserta demo hingga penyelenggara tokoh sayap kanan Tommy Robinson menyampaikan seruan-seruan konservatifnya dalam demo. (REUTERS/Hannah McKay)

3/6 Puluhan ribu warga turun ke jalan untuk berpartisipasi dalam demonstrasi besar-besaran bertajuk

Pemilu di Inggris akan digelar pada 2029. Namun, seruan agar Perdana Menteri Keir Starmer mundur terus menggema dan memicu pertanyaan apakah pemerintahan saat ini bisa bertahan selama itu. Demo "Unite the Kingdom" sendiri disebut tidak berafiliasi dengan partai politik mana pun, tetapi menarik pendukung dari beberapa partai. (REUTERS/Hannah McKay)

4/6 Puluhan ribu warga turun ke jalan untuk berpartisipasi dalam demonstrasi besar-besaran bertajuk

Banyak peserta pawai mengenakan warna turquoise - simbol khas partai sayap kanan garis keras Reform UK, yang dipimpin Nigel Farage, arsitek utama Brexit dan sekutu Presiden AS Donald Trump. (REUTERS/Hannah McKay)

5/6 Puluhan ribu warga turun ke jalan untuk berpartisipasi dalam demonstrasi besar-besaran bertajuk

Demo besar-besaran ini dikawal Kepolisian Metropolitan London. Mereka juga meluncurkan operasi pengamanan "signifikan" di tengah kekhawatiran pawai Unite the Kingdom bisa bentrok dengan demonstrasi pro-Palestina di tempat lain di kota itu. (REUTERS/Hannah McKay)

6/6 Puluhan ribu warga turun ke jalan untuk berpartisipasi dalam demonstrasi besar-besaran bertajuk

Kepolisian Metropolitan kemudian menyatakan telah melakukan 11 penangkapan atas berbagai pelanggaran. (REUTERS/Chris J Ratcliffe)

Add as a preferred
source on Google