Permintaan Gas PLN Diperkirakan Naik 4,5% per Tahun

Verda Nano Setiawan, CNBC Indonesia
Jumat, 22/05/2026 14:50 WIB
Foto: Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Tanjung Priok (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) memproyeksikan kebutuhan gas untuk pembangkit listrik PT PLN (Persero) akan terus mengalami peningkatan hingga 2034 mendatang.

Pertumbuhan kebutuhan gas diperkirakan mencapai sekitar 4,5% per tahun, seiring meningkatnya konsumsi listrik dan percepatan elektrifikasi di berbagai sektor.

Direktur Utama PLN EPI Rakhmad Dewanto mengatakan, elektrifikasi di sektor transportasi, industri, rumah tangga, hingga data center diproyeksikan mendorong pertumbuhan sektor ketenagalistrikan sebesar 4,6%-5,4% per tahun.


"Power sector diproyeksikan tumbuh paling tinggi sekitar 4,6-5,4% per tahun, didorong elektrifikasi di sektor transportasi, industri, residensial, hingga pertumbuhan data center," ungkap Rakhmad, dikutip dari akun Instagram PLN EPI, Jumat (22/5/2026).

Oleh sebab itu, di tengah lonjakan kebutuhan tersebut, pasokan Liquefied Natural Gas (LNG) dinilai akan menjadi tulang punggung dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional sekaligus mendukung transisi energi Indonesia.

Berdasarkan bahan paparan PLN EPI, kontribusi elektrifikasi terhadap kebutuhan energi primer Indonesia diperkirakan meningkat dari 28% pada 2025 menjadi 38% pada 2035.

Kebutuhan listrik nasional juga diprediksi melonjak hampir dua kali lipat dari 283,7 TWh pada 2024 menjadi 581-584 TWh pada 2034.


(wia) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Duh! Msci Depak 18 Saham Indonesia - LNG Rusia Ditolak India