ESDM Tawarkan 13 WK Migas di IPA Convex 2026
Tangerang, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi mengumumkan penawaran 13 wilayah kerja (WK) minyak dan gas bumi (migas) baru pada gelaran Indonesia Petroleum Association (IPA) Convex 2026.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman mengatakan penawaran tersebut terdiri dari dua WK migas melalui skema penawaran langsung dan 11 WK migas melalui lelang reguler.
"Sebagai perwakilan Kementerian ESDM, saya mengumumkan secara resmi lelang tahap 1 2026, dengan total 13 area kerja yang ditawarkan," ujar Laode di acara The 50th IPA Convention & Exhibition (Convex) di ICE BSD, Tangerang Selatan, Rabu (20/5/2026).
Berdasarkan bahan paparannya, total 13 WK yang ditawarkan terdiri dari tiga WK di kawasan barat Indonesia dan 10 WK di wilayah timur Indonesia. Adapun, dua WK yang ditawarkan melalui skema direct offer yakni Natuna D-Alpha dan Sapukala.
1. WK Natuna D-Alpha
lokasi: offshore Natuna memiliki estimasi sumber daya sekitar 2,865 miliar barel minyak (MMBO). Blok tersebut memiliki luas 10.211,85 kilometer. Open Signature Bonus minimum US$ 200 ribu.
2. WK Sapukala
lokasi: offshore Makassar Strait diperkirakan memiliki potensi gas sebesar 2,309 Billion Standard Cubic Feet (BSCF). Blok ini memiliki luas 8.474,5 kilometer. Open Signature Bonus minimum US$ 200 ribu.
Sementara, 11 blok yang ditawarkan melalui skema lelang regular meliputi Rupat, Puri, Pesut Mahakam, Bengara II, Maratua II, Namori, South Tanimbar, Cerera, Areca Bruni, Rombebai, dan Jayapura.
1. WK Rupat
lokasi: offshore dan onshore riau, serta offshore sumatra utara
luas area: 7.843,66 km²
estimasi sumber daya: ± 1.110 mmbo
komitmen: seismik 2d sepanjang 200 km
2. WK Puri
lokasi: onshore provinsi riau
luas area: 4.190,32 km²
estimasi sumber daya: ± 1.110 mmbo
komitmen: seismik 2d sepanjang 200 km
3. WK Pesut Mahakam
lokasi: onshore kalimantan timur
luas area: 1.530,15 km²
estimasi sumber daya: ± 1.336 mmbo
komitmen: seismik 3d seluas 100 km²
4. WK Bengara II
lokasi: onshore dan offshore kalimantan utara
luas area: 3.289,67 km²
estimasi sumber daya: ± 1.057 mmbo
komitmen: seismik 3d seluas 100 km²
5. WK Maratua II
lokasi: onshore dan offshore kalimantan utara
luas area: 4.350,36 km²
estimasi sumber daya: ± 3.279 mmbo
komitmen: seismik 2d sepanjang 200 km
6. WK Namori
lokasi: offshore nusa tenggara timur (ntt)
luas area: 9.769,82 km²
estimasi sumber daya: ± 17.475 mmbo atau 38,5 tcf gas
komitmen: seismik 3d seluas 200 km²
7. WK South Tanimbar
lokasi: offshore laut arafura
luas area: 8.492,49 km²
estimasi sumber daya: ± 5,6 tcf gas
komitmen: seismik 3d seluas 500 km²
8. WK Cerera
lokasi: offshore papua
luas area: 7.171,22 km²
estimasi sumber daya: ± 1.487 mmbo dan 1,3 tcf gas
komitmen: seismik 3d seluas 250 km² atau seismik 2d sepanjang 1.000 km
9. WK Areca Bruni
lokasi: offshore dan onshore papua barat daya
luas area: 8.480,52 km²
estimasi sumber daya: ± 2.985 mmboe
bentuk kontrak: cost recovery (split psc 60:40 minyak dan 55:45 gas) atau gross split
10. WK Rombebai
lokasi: offshore dan onshore papua
luas area: 7.367,48 km²
estimasi sumber daya: ± 14,75 tcf gas
bentuk kontrak: cost recovery (split psc 55:45 minyak dan 50:50 gas) atau gross split
11. WK Jayapura
lokasi: offshore dan onshore papua
luas area: 7.299,41 km²
estimasi sumber daya: ± 19,4 tcf gas
bentuk kontrak: cost recovery (split psc 55:45 minyak dan 50:50 gas) atau gross split
Adapun, dalam jadwal lelang yang dipaparkan ESDM, dokumen lelang untuk Natuna D-Alpha dan Sapukala dapat diakses mulai 20 Mei hingga 3 Juli 2026, dengan batas akhir pemasukan dokumen partisipasi pada 6 Juli 2026.
Untuk WK Rupat, Puri, Pesut Mahakam, Bengara II, Maratua II, Rombebai, dan Jayapura, akses dokumen dibuka mulai 20 Mei hingga 17 Juli 2026 dan pemasukan dokumen paling lambat 20 Juli 2026.
Sementara untuk WK Namori, South Tanimbar, Cerera, dan Areca Bruni, akses dokumen berlangsung mulai 20 Mei hingga 15 September 2026 dengan batas pemasukan dokumen pada 17 September 2026.
Akses dokumen lelang Wilayah Kerja (WK) Minyak dan Gas Bumi (Migas) dapat dilakukan melalui laman resmi Kementerian ESDM.
(ven) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]