Prabowo Singgung 'Beking Seragam Ijo-Coklat' di Paripurna, Ada Apa?

sef, CNBC Indonesia
Rabu, 20/05/2026 12:41 WIB
Foto: Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato saat menghadiri Rapat Paripurna DPR RI ke-19 Terkait KEM dan PPKF RAPBN 2027 di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (20/5/2026). (YouTube/ Sekretarat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia- Presiden RI Prabowo Subianto tiba-tiba menyinggung aparat-aparat yang nakal di Rapat Paripurna DPR RI ke-19, Rabu (20/5/2026). Kala itu, ia tengah menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027, di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD-RI.

Awalnya, ia menegaskan bagaimana rakyat menuntut pemerintahan yang baik, bukan yang santai dan berleha-leha. Salah satunya dalam pemberian izin usaha yang terlalu lama.

Karenanya kata dia, pemberhentian, terutama ASN, bisa dilakukan. Ia pun memberi peringatan ke pejabat, seperti gubernur dan bupati, agar tidak melakukan penyimpangan.


"Kalau sekarang pejabat masih coba korupsi, cepat ketahuan.. Sekarang ada teknologi, ada radar bisa kita pakai lihat bawah tanah. Jadi saudara-saudara yang punya bunker, disembunyikan, nanti ketemu juga kekayaanmu," tegasnya.

Ia pun mengatakan akan semua pihak tidak main-main dengan teknologi. Ditegaskannya, jangan dikira pejabat tak bisa diperiksa.

"Jadi kau mau tipu gimana pun kita akan tipu penipuan kau... tapi biasanya mereka-mereka itu ada bekingnya," lanjut Prabowo.

"Bekingnya biasanya seragamnya kalo gak ijo ya coklat," ujarnya lagi merujuk oknum TNI dan Polri.

"Saya sebagai senior, alumni gak ragu.. Jangan cemarkan TNI-Polri saudara. TNI Polri milik rakyat, harus berjuang untuk rakyat," tegasnya.

"Kalau ada kelakuan aparat gak beres, saya minta rakyat video. Langsung video. Jangan kau melawan... video saja lapor langsung ke saya," tambah Prabowo lagi.


(sef/sef) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Jaksa Agung Setor Rp 10,2 T ke Negara: Tak Boleh Ada Kebocoran!