Prabowo: Buruh-Pengusaha Jangan Minta Terus!

Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
Rabu, 20/05/2026 12:25 WIB
Foto: Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato saat menghadiri Rapat Paripurna DPR RI ke-19 Terkait KEM dan PPKF RAPBN 2027 di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (20/5/2026). (YouTube/ Sekretarat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto mengingatkan para buruh di Indonesia agar tidak melulu meminta. Pengusaha, imbuh Prabowo, juga harus bekerja keras dan dipusingkan oleh hal-hal seperti pembayaran kredit ke bank.

Hal itu dikatakannya saat menyampaikan Pidato Presiden RI pada Rapat Paripurna DPR RI ke-19 Terkait KEM dan PPKF RAPBN 2027 dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD-RI, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

"Saya ingatkan buruh jangan kau minta aja terus. Pengusaha juga kerja keras. Pusing juga mereka. Harus bayar kredit ke bank. Tapi pemerintah ingin bekerja sama. Kita banyak beri perlindungan sosial supaya meringankan beban pengusaha agar tidak terlalu berat," sambungnya.


"Dan kita terbuka. Kalau ada pengusaha yang sulit laporkan kita," ucap Prabowo.

Prabowo Juga Ingatkan Pengusaha

Hal senada disampaikan Prabowo kepada pengusaha. Yakni, agar tidak melulu menuntut keringanan dari pemerintah.

"Kalau dia minta penurunan tarif kita bantu untuk sementara. Jangan terus-menerus minta penurunan tarif pajak," katanya.

"Kita mengerti. Krisis dunia kita mengerti, kita akan bantu," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga mengatakan, pengusaha dan pemerintah harus bekerja sama.

"Bila kita bersatu, bila kita bekerja sama seperti ini, pengusaha swasta, pemerintah, UMKM, pemerintah pusat, pemerintah daerah, semua kita kerja sama, semua memiliki rasa panggilan yang sama, kita akan menciptakan kemakmuran luar biasa," tegas Prabowo.


(dce/dce) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Prabowo Kebut 13 Proyek Hilirisasi, Modal Ekonomi RI Bisa 8%!