Jogja Financial Festival Siap Kupas Cara Kelola Uang ke Generasi Muda
Jakarta, CNBC Indonesia - Tidak sedikit anak muda yang bercita-cita hidup nyaman tanpa terganggu masalah keuangan. Namun, di tengah kondisi ketidakpastian ekonomi saat ini, upaya memenuhi target finansial yang sehat cenderung lebih sulit direalisasikan.
Padahal, bukan hal yang mustahil bagi setiap orang untuk memiliki stabilitas finansial. Berbekal strategi yang tepat dan disiplin secara konsisten, siapa saja bisa mencapai target finansial yang diinginkannya.
Lantas, jika generasi muda ingin memiliki kondisi keuangan yang stabil, maka diperlukan pemahaman terkait ilmu mengatur keuangan. Aktivitas mengatur keuangan erat sekali kaitannya dengan budgeting alias penganggaran yang merupakan proses perencanaan, pengelolaan, hingga pengawasan terhadap pengeluaran serta pendapatan dalam suatu periode tertentu.
Lebih jauh, untuk menciptakan sistem penganggaran keuangan yang baik dan terukur, dibutuhkan upaya disiplin dan kelihaian dalam menentukan skala prioritas dalam menggunakan uang. Dengan begitu, setiap uang yang dikeluarkan dapat benar-benar tepat sasaran sesuai dengan tujuannya.
Dengan begitu, ketika sudah mahir dalam mengelola keuangan, maka anak-anak muda akan lebih mudah dalam memenuhi berbagai kebutuhan hidupnya. Bukan hanya itu, kemampuan dalam mengelola keuangan juga menjadi modal berharga bagi generasi muda yang hendak melakukan investasi di bidang finansial.
Untuk membahas lebih jauh seputar keuangan bagi generasi muda, CNBC Indonesia dengan bangga menghadirkan Educational Class dengan tema Financial Survival for Young Generation pada 22 Mei 2026. Acara ini merupakan rangkaian dari Jogja Financial Festival 2026.
Dalam sesi bersama lembaga Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), akan ada perwakilan dari empat lembaga yang tergabung dalam komite tersebut. Di antaranya adalah Direktur Pembiayaan Syariah, DJPPR Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Deni Ridwan, Plt. Direktur Literasi dan Edukasi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Andi Muhammad Yusuf, Direktur Departemen Pengembangan Pasar Keuangan, Bank Indonesia (BI), Arief Rachman, dan Direktur Group Analisis Stabilitas Sistem Keuangan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Ahmad Subhan Irani.
Tak kalah menarik, Educational Class kali ini akan dihadiri oleh seorang Stand Up Comedy bernama Arif Brata. Sehingga, suasana forum pun akan semakin meriah dengan cerita-cerita menarik yang ia sampaikan.
Sebagai informasi, Jogja Financial Festival 2026 akan diselenggarakan pada 22-23 Mei 2026 di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta. Acara ini akan dibuka oleh Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D.
Dalam acara tersebut, Prof Ova juga akan turut serta dalam Business Talks. Sebab, festival keuangan ini akan akan mempertemukan para pemangku kepentingan di sektor keuangan, mulai dari pembuat kebijakan, regulator, pelaku industri keuangan, akademisi, hingga masyarakat luas untuk berdiskusi, berbagi perspektif, serta mendorong peningkatan literasi keuangan di Indonesia.
Selain Prof Ova, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X sebagai tuan rumah akan turut serta termasuk dalam sesi Business Talks.
Lebih jauh, Jogja Financial Festival 2026 akan diisi sejumlah kegiatan menarik, seperti business talks, educational class maupun career corner. Tak kalah menarik, acara ini juga akan diisi dengan Stand Up Comedy dari Kiky Saputri serta music performance dari artis papan atas seperti Ari Lasso, Happy Asmara hingga Juicy Lucy.
Selanjutnya, acara ini juga akan diramaikan Jogja Run D-City yang terdiri dari Fun Run 5K dan Race Run 10K dengan hadiah mencapai puluhan juta rupiah. Jangan sampai ketinggalan, pendaftaran Run D City sudah dibuka. Yuk segera daftar di detikevent.com/jogjarundcity.
(dpu/dpu) Add
source on Google