Bos Bulog Beri Kabar Gudang Nyaris Penuh Terisi 5,37 Juta Ton Beras
Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengungkapkan kapasitas gudang Bulog untuk menampung beras tersisa sekitar 806.765 ton, di tengah stok beras dalam negeri yang Kembali mencetak rekor di semester pertama 2026. Rizal mengatakan stok cadangan beras pemerintah (CBP) hingga Selasa (19/5/2026) di gudang Bulog mencapai 5,4 juta ton, atau 5.372.359 ton.
Angka ini kembali menjadi catatan rekor tertinggi sepanjang sejarah Indonesia dan mengalahkan stok beras pada 2025 yang mencapai 3,3 juta ton.
"Stok beras saat ini di gudang Bulog mencapai 5,4 juta ton, menjadi yang paling tinggi sepanjang sejarah Indonesia, dan lebih tinggi dari posisi 2025 yang mencapai 3,3 juta ton," kata Rizal dalam paparannya pada rapat kerja (raker) bersama Komisi IV DPR RI, Selasa (19/5/2026).
Namun, kapasitas gudang Bulog pun semakin berkurang karena harus menampung banyak beras. Rizal melanjutkan, kapasitas gudang Bulog saat ini mencapai 6,2 juta ton.
"Kapasitas total gudang Bulog saat ini mencapai 6,2 juta ton, sehingga sisa kapasitas saat ini sudah mencapai 806.865 ton yang kami laporkan," lanjut Rizal.
Oleh karena itu, untuk mendukung ketahanan pasokan beras, pihaknya akan menambah kapasitas gudang Bulog. Untuk saat ini, gudang yang disewa memiliki kapasitas 729.571 ton. Sedangkan untuk pembangunan gudang baru, diharapkan dapat menambah kapasitas gudang hingga 250.000 ton.
Secara terpisah, Rizal mengatakan pembangunan gudang tambahan untuk menampung beras CBP saat ini masih dalam tahap studi kelayakan dan pihaknya berharap dapat melakukan groundbreaking gudang baru pada akhir Juni atau awal Juli 2026.
"Terkait gudang baru, sekarang sudah masuk tahap feasibility study (studi kelayakan) ya. Setelah feasibility study, nanti baru kita lelang. Lelangnya dengan teman-teman BUMN Karya, sesuai dengan Inpres. Jadi yang mengerjakan ini BUMN Karya. Nah harapan saya, itu nanti groundbreaking-nya itu di akhir Juni ini atau di awal Juli," terang Rizal.
Sebelumnya, Bulog akan membangun 100 gudang, terdiri dari 94 gudang dan 6 silo gabah yang dilengkapi oleh fasilitas pengering, penggilingan, dan pengemasan modern. Nantinya, 100 gudang baru ini akan menampung sekitar 900.000 ton beras Bulog. Selain membangun 100 gudang baru, pihaknya juga telah menyewa fasilitas tambahan.
(chd/wur) Add
source on Google