Menteri Ara dan Fadli Zon Bertemu, Beri kabar Baik untuk Seniman RI

Chandra Dwi Pranata, CNBC Indonesia
Senin, 18/05/2026 18:15 WIB
Foto: Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait dan Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon saat ditemui di kantor Kementerian PKP, Senin (18/5/2026). (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bakal merenovasi rumah adat bagi para seniman yang telah berkontribusi bagi bangsa dan negara, di mana hal ini sesuai dengan permintaan Kementerian Kebudayaan. Menteri PKP Maruarar Sirait atau yang kerap disapa Ara mengatakan sebanyak 3.053 unit rumah adat seniman akan direnovasi. Sebelum direnovasi, pihaknya akan melakukan verifikasi bagi para seniman yang berhak mendapat program renovasi rumah.

"Jadi yang kami sepakati adalah untuk pekerja seni ya, sekurang-kurangnya ada 3.053 unit, dan itu akan diverifikasi oleh tim kami, di mana proses verifikasi akan dilakukan selama 2 minggu," kata Ara dalam keterangannya di kantor Kementerian PKP, Senin (18/5/2026).

Rencananya, program renovasi rumah adat bagi seniman ini akan berbeda dengan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).


"Untuk merevitalisasi rumah-rumah adat, rencananya pakai skema yang baru di luar BSPS, ada program lagi namanya revitalisasi, supaya bisa melestarikan kebudayaan bangsa kita," lanjut Ara.

Tak hanya itu saja, Ara juga akan membangun rumah susun (rusun) bagi para seniman di Denpasar Bali.

"Saya juga infokan bahwa tahun ini kita membangun satu rumah susun di Denpasar, khusus buat seniman ya," terang Ara.

Ara menjelaskan, pembangunan rusun khusus seniman di Denpasar dilakukan karena para seniman tersebut juga sudah berkontribusi untuk bangsa, terutama turut membantu perekonomian Bali.

Foto: Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait dan Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon saat ditemui di kantor Kementerian PKP, Senin (18/5/2026). (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)

"Karena di Bali kan juga wisatanya luar biasa. Para seniman sudah turut membantu berkontribusi buat Bali," ujarnya.

Terkait anggaran, pihaknya akan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk program renovasi rumah adat ini. Namun, besarannya belum dapat diungkap karena masih perlu diverifikasi.

"Anggarannya dari APBN ya. Jadi sama-sama kita kompakan gitu, kita saling mendukung," ucapnya.

Sementara itu, Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon mengatakan dari 3.053 unit rumah adat seniman yang akan direnovasi, baru 534 unit yang sudah direnovasi. Sedangkan 2.519 unit lainnya belum direnovasi.

"Berdasarkan data dari Kemenbud, sebanyak 3.053 unit rumah adat di seluruh Indonesia, dan mungkin jumlah pastinya bisa lebih lagi. Ada juga yang sudah direvitalisasi, tetapi masih sedikit ya. Tapi kami berharap, ini bisa menjadi program nasional dan revitalisasi ini akan menjadi kolaborasi yang sangat baik bagi masyarakat adat," kata Fadli Zon.

Renovasi rumah adat ini juga akan tetap mengedepankan filosofi adat-adat di masing-masing daerah, mengingat Indonesia merupakan negara dengan adat-adat yang beragam.

"Revitalisasi ini tentunya mengikuti filosofi dari rumah adat masing-masing yang unik dan berbeda-beda," jelas Fadli Zon.


(chd/wur) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: APBN RI Paling Canggih? Cek Datanya!