Kesempatan Buat Warga RI, Ada 320.000 Lowongan Kerja di Luar Negeri
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin mengungkapkan saat ini ada cukup banyak lowongan kerja yang tersedia di luar negeri, di mana hal ini dapat dimanfaatkan oleh calon pekerja migran Indonesia.
Mukhtarudin mengatakan lowongan kerja di luar negeri mencapai sekitar 320.000 lowongan, di mana semua lowongan merupakan sektor formal, sehingga bidang pekerjaannya cukup menarik.
"Berdasarkan data di sistem kami, yang sudah terverifikasi, job order yang sudah terverifikasi oleh perwakilan kita di luar negeri, itu ada kurang lebih 320.000-an lowongan pekerja migran, dan ini semuanya sektor formal. Semuanya sektor formal yang membutuhkan skill, baik medium skill maupun hard skill," kata Mukhtarudin saat ditemui wartawan setelah meluncurkan Gerakan Nasional Migran Aman, Senin (18/5/2026).
Dia melanjutkan, lowongan kerja tersebut ada di sektor manufaktur, jasa perhotelan, hospitality di kapal pesiar, industri penerbangan, kesehatan, dan lain-lain.
"Lowongan pekerja migran di luar negeri cukup banyak dan semuanya di sektor formal, ada di bagian hospitality di hotel atau kapal pesiar, pengasuh, perawat, industri manufaktur, restoran, dan lain-lain," lanjut Mukhtarudin.
Bahkan, ada juga lowongan di sektor pertanian, perikanan, dan industri penerbangan.
Foto: Ilustrasi pekerja migran Indonesia. (Dok. bp2mi.go.id) |
"Kemudian di manufaktur, pertanian, perikanan, banyak sekali," ujarnya.
Apalagi di Jepang, lowongan pekerja migran pun cukup banyak. Berdasarkan data dari SISKOP2MI Kementerian P2MI, mayoritas lowongan di Jepang merupakan pekerja di bidang pertanian.
"Di Jepang, mereka butuh tenaga kerja yang profesional, dan mereka butuh banyak, karena mereka sedang mengalami aging population, mereka mengalami kekurangan pekerja, usia produktif mereka berkurang, sedangkan di Indonesia lagi bonus demografi," terangnya.
Mukhtarudin menegaskan lowongan pekerja migran di luar negeri kini hampir semuanya merupakan lowongan di sektor formal hingga profesional.
"Jadi prinsipnya bahwa pekerja migran itu bukan lagi TKI atau TKW seperti zaman dulu. Tapi ini adalah mereka pekerja migran yang profesional, yang bekerja di sektor formal dan tentunya mempunyai skill yang baik," tegasnya.
(chd/wur) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]
Foto: Ilustrasi pekerja migran Indonesia. (Dok. bp2mi.go.id)