Setelah Trump, Putin Mau ke China Bertemu Xi Jinping
Jakarta, CNBC Indonesia — Presiden Rusia Vladimir Putin dijadwalkan melakukan kunjungan ke China untuk bertemu Presiden Xi Jinping di Beijing pada 19-20 Mei mendatang. Pertemuan ini menjadi sorotan karena berlangsung tak lama setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump lebih dulu menemui Xi Jinping di ibu kota China tersebut.
Melansir CNBC Internasional, Moskow dan Beijing sama-sama mengumumkan agenda pertemuan itu pada Sabtu.
"Kunjungan Presiden Rusia ini bertepatan dengan peringatan 25 tahun Perjanjian Persahabatan dan Kerja Sama yang Baik, yang menjadi dasar hubungan antarnegara," kata kantor Putin dalam sebuah pernyataan, dilansir dari CNBC Internasional, Minggu (17/5/2026).
Kremlin menyebut, kedua pemimpin akan membahas berbagai isu strategis, mulai dari hubungan bilateral hingga persoalan global dan kawasan. Rusia dan China sendiri dalam beberapa tahun terakhir semakin mempererat kerja sama, termasuk di sektor energi dan perdagangan.
"Kedua pemimpin tersebut 'akan membahas masalah bilateral terkini, cara untuk lebih memperkuat kemitraan komprehensif dan kerja sama strategis antara Federasi Rusia dan Republik Rakyat Tiongkok, serta bertukar pandangan tentang masalah internasional dan regional yang penting," demikian pernyataan Kremlin.
Di sisi lain, Kementerian Luar Negeri China juga mengonfirmasi rencana pertemuan tersebut melalui unggahan singkat di platform X.
Pertemuan Putin dan Xi Jinping berlangsung di tengah eratnya hubungan ekonomi kedua negara. Rusia diketahui menjadi salah satu produsen minyak terbesar dunia, sementara China merupakan salah satu konsumen utama bahan bakar fosil global.
(mkh/mkh) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]