Sedikitnya delapan orang tewas dan 32 lainnya luka-luka setelah sebuah kereta barang menabrak bus serta sejumlah kendaraan yang terjebak kemacetan di perlintasan kereta api di Bangkok, Thailand, Sabtu (16/5/2026). Benturan tersebut memicu kebakaran besar yang melalap bus dan kendaraan di sekitar lokasi kejadian. (Tangkapan Layar Video Reuters/SOCIAL MEDIA)
Dalam sebuah rekaman CCTV yang beredar menunjukkan detik-detik kereta menghantam bus di perlintasan dekat stasiun Makkasan Airport Rail Link. Dalam video itu, kereta juga tampak menyeret beberapa kendaraan lain di sepanjang rel setelah tabrakan terjadi. (Tangkapan Layar Video Reuters/SOCIAL MEDIA)
Saat tabrakan terjadi, api terlihat cepat menjalar dari bagian bus yang terseret akibat benturan keras dengan kereta. Kobaran api membesar dalam hitungan detik dan melahap sebagian badan kendaraan, sementara asap hitam tebal membumbung tinggi di sekitar lokasi kejadian. (Tangkapan Layar Video Reuters/SOCIAL MEDIA)
Sebuah rekaman dashcam juga beredar di sosial media menangkap momen tabrakan kereta api dengan bus di Bangkok. Kereta api, yang mengangkut kontainer, tidak dapat berhenti tepat waktu untuk menghindari tabrakan dengan bus, tambahnya. (Natchaphan Kongkiattisak/via REUTERS)
Dalam tayangan lain, terlihat kepulan asap setelah tabrakan kereta api terjadi yang memicu kebakaran mematikan. Wakil Menteri Transportasi Thailand Siripong Angkasakulkiat mengatakan laporan awal menunjukkan bus berhenti tepat di atas rel ketika lampu lalu lintas menyala merah, sehingga palang perlintasan tidak sempat menutup. Kereta pengangkut kontainer itu disebut tidak dapat berhenti tepat waktu untuk menghindari tabrakan. (Tanakrit Rungrojchaiporn/via REUTERS)
“Delapan orang tewas dan 32 luka-luka. Seluruh korban meninggal berada di dalam bus,” kata Siripong kepada wartawan. Korban luka telah dilarikan ke sejumlah rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Petugas pemadam kebakaran dan tim penyelamat dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api yang membakar bus umum serta kendaraan lain, termasuk mobil dan sepeda motor. (Tangkapan Layar Video Reuters/SOCIAL MEDIA)