FOTO Internasional

Warga Ngamuk Mati Lampu Terus, Pukul Panci-Bakar Sampah di Jalan

Reuters, CNBC Indonesia
Jumat, 15/05/2026 06:20 WIB

Warga Kuba ngamuk turun ke jalan di Havana, mereka memukul panci dan melakukan aksi pembakaran di jalan sebagai bentuk protes.

1/5 Orang-orang berjalan melewati sampah yang dibakar di tengah jalan selama protes terhadap pemadaman listrik yang sering terjadi saat Havana menghadapi pemadaman bergilir terburuk dalam beberapa dekade di tengah blokade AS yang telah mencekik pasokan bahan bakar ke pulau itu, di Havana, Kuba, 13 Mei 2026. (REUTERS/Norlys Perez)

Aksi protes pecah di sejumlah wilayah ibu kota Kuba, Havana, Rabu (13/5/2026) malam di tengah krisis pemadaman listrik bergilir terburuk dalam beberapa dekade terakhir. Situasi itu terjadi ketika Kuba menghadapi kekurangan bahan bakar akibat tekanan ekonomi dan blokade Amerika Serikat (AS). (REUTERS/Norlys Perez)

2/5 Orang-orang berjalan melewati sampah yang dibakar di tengah jalan selama protes terhadap pemadaman listrik yang sering terjadi saat Havana menghadapi pemadaman bergilir terburuk dalam beberapa dekade di tengah blokade AS yang telah mencekik pasokan bahan bakar ke pulau itu, di Havana, Kuba, 13 Mei 2026. (REUTERS/Norlys Perez)

Dilansir Reuters Jumat (14/5/2026), kelompok-kelompok demonstran terlihat di berbagai titik kota sepanjang malam. Warga mengeluhkan pemadaman listrik berkepanjangan yang mengganggu aktivitas sehari-hari, termasuk pasokan air dan layanan lainnya. (Tangkapan Layar Video Reuters/)

3/5 Orang-orang berjalan melewati sampah yang dibakar di tengah jalan selama protes terhadap pemadaman listrik yang sering terjadi saat Havana menghadapi pemadaman bergilir terburuk dalam beberapa dekade di tengah blokade AS yang telah mencekik pasokan bahan bakar ke pulau itu, di Havana, Kuba, 13 Mei 2026. (REUTERS/Norlys Perez)

Ratusan warga turun ke jalan di beberapa kawasan pinggiran Havana. Mereka memblokir akses jalan menggunakan tumpukan sampah yang dibakar, memukul-mukul panci, serta meneriakkan berbagai slogan protes sebagai bentuk kekecewaan terhadap kondisi yang terus memburuk. (REUTERS/Norlys Perez)

4/5 Orang-orang berjalan melewati sampah yang dibakar di tengah jalan selama protes terhadap pemadaman listrik yang sering terjadi saat Havana menghadapi pemadaman bergilir terburuk dalam beberapa dekade di tengah blokade AS yang telah mencekik pasokan bahan bakar ke pulau itu, di Havana, Kuba, 13 Mei 2026. (REUTERS/Norlys Perez)

Sejumlah demonstrasi berlangsung relatif damai. Namun, aksi tersebut menjadi gelombang unjuk rasa malam terbesar di Havana sejak krisis energi mulai memburuk pada Januari lalu. (REUTERS/Norlys Perez)

5/5 Orang-orang berjalan melewati sampah yang dibakar di tengah jalan selama protes terhadap pemadaman listrik yang sering terjadi saat Havana menghadapi pemadaman bergilir terburuk dalam beberapa dekade di tengah blokade AS yang telah mencekik pasokan bahan bakar ke pulau itu, di Havana, Kuba, 13 Mei 2026. (REUTERS/Norlys Perez)

Sebelumnya pada hari yang sama, Menteri Energi dan Pertambangan Kuba menyatakan negara itu telah kehabisan pasokan solar dan minyak bakar. Pemerintah juga memperingatkan bahwa jaringan listrik nasional kini berada dalam kondisi “kritis”. (Tangkapan Layar Video Reuters/)

Add as a preferred
source on Google