MARKET DATA

Didatangi Timsus Purbaya, 40 Perusahaan Baja China Janji Jadi Legal

Zahwa Madjid,  CNBC Indonesia
13 May 2026 18:10
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Istana Negara, Kamis (5/2/2026). (CNBC Indonesia/Emir Yanwardhana)
Foto: Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Istana Negara, Kamis (5/2/2026). (CNBC Indonesia/Emir Yanwardhana)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, tim khusus bentukannya telah mendatangi 40 perusahaan baja asal China yang selama ini kedapatan belum memenuhi ketentuan perpajakan.

Usai didatangi tim khusus yang melibatkan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), 40 perusahaan baja China itu ia sebut menyatakan kesediaan untuk memenuhi segala ketentuan perpajakan yang selama ini belum terpenuhi.

"Itu Pajak sudah bicara dengan mereka. Maksudnya mereka tentunya mau go legal," kata Purbaya di kawasan Kantor Pusat Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Purbaya mengatakan, meski begitu ia belum bisa mengungkapkan berapa realisasi kewajiban perpajakan yang telah ditunaikan 40 perusahaan baja China itu.

"Kita lihat seperti apa ke depannya. Kalau enggak ada gerakan lagi dari mereka ya sudah kita kejar lagi," tutur Purbaya.

Sebagai informasi, 40 perusahaan baja asal China yang kedapatan mengemplang pajak itu telah menjadi incaran Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto sejak awal tahun ini.

Adapun estimasi kerugian negara yang disebabkan oleh 40 perusahaan tersebut mencapai Rp 4 triliun tiap tahunnya sejak tahun 2016 hingga 2019.

"Kerugian 40 perusahaan tersebut estimasinya, estimasinya 40 perusahaan setiap tahun sekitar 4 triliun. Dari 2016 sampai 2019," ujar Direktur Jenderal Pajak Bimo saat ditemui di Cikupa, Banten, Rabu (5/2/2026).

(arj/arj) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Purbaya Bakal Kejar Lagi Perusahaan Baja China yang Ngemplang Pajak


Most Popular
Features