AHY Cs Lapor Prabowo Soal Tanggul Raksasa Pantura, Kapan Dibangun?

Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
Selasa, 12/05/2026 21:09 WIB
Foto: Emir Yanwardhana

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terkait bidang infrastruktur dan pembangunan kewilayahan, di Istana Negara, Selasa (12/5/2025). Dalam rapat itu dibahas mengenai rencana pembangunan tanggul di pantai utara Jawa.

Dalam rapat itu dihadiri oleh, Menteri Koordinator bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, CEO BPI Danantara Rosan Roeslani, Menteri PU Dody Hanggodo, Kepala Badan Otorita Pengelola Pantura Jawa Didit Herdiawan.


"Kami tadi melaporkan konsep pengembangan sekaligus perlindungan Pantai Utara Jawa," kata AHY, usai rapat.

Dia mengatakan bahwa, pada kawasan utara Jawa mengalami permasalahan penurunan muka tanah dan banjir rob akibat naiknya permukaan air laut. Untuk itu dibutuhkan pembangunan tanggul untuk melindungi puluhan juta masyarakat Pantura hingga sentra industri sekitar.

Dalam kesempatan itu, Didit Herdiawan juga melaporkan kepada presiden bawha ada 15 segmen pembangunan tanggul untuk di pantai utara Jawa dari Serang - Gresik. Namun saat ini masih dalami mengenai tematik tiap daerah untuk menampung nilai ekonomi yang sesuai di tiap daerah pada tiap segmen.

"Sehingga perlu ada penilaian atau asesmen lebih lanjut," katanya.

Namun ketika ditanya mengenai kapan tanggul ini akan dibangun, menurutnya masih dalam perhitungan.

"Untuk timelinenya kita sedang atur pelaksanaan kegiatan ini, dihitung backward planning-nya berapa lama. Karena harus semua komponen dimasukan," katanya.

Menurutnya titik-titik pembangunan di tiap segmen masih belum diputuskan, karena masih butuh pendalaman.

"Pertama misalnya Teluk Jakarta, di daerah Jawa Tengah, Jawa Barat, dan lain sebagainya. Tapi untuk 15 segmen ada sub-segmennya dan seksi-seksinya di dalam ini perlu harus ada kolaborasi," tuturnya.

Rosan Roeslani juga belum bisa memastikan investasi dari Danantara untuk masuk ke dalam proyek ini.

"Kami akan berkoordinasi selalu dengan Kepala Badan Pengelola Otorita Pantura Jawa untuk memastikan juga penyempurnaan dari masterplan-nya. Dan kemudian kita lihat pengembangannya, jadi tidak hanya dibangun giant sea wall-nya tapi juga titik-titik meningkatkan ekonomi, meningkatkan investasi, juga memberi dampak positif terhadap perekonomiannya," terangnya.


(emy/haa) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Prabowo: 288.000 Sekolah Tuntas Direvitalisasi Pada 2028