Harga Acuan Tembaga Ternyata Sudah Melejit Gila-gilaan, Ini Datanya
Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah melihat adanya tren kenaikan harga beberapa komoditas mineral pada tahun 2026 dibandingkan dengan tahun 2025 lalu. Salah satu kenaikannya pada hasil tambang komoditas tembaga.
Dalam catatan Kementerian ESDM berdasarkan data yang diterima CNBC Indonesia, sejak Oktober 2025 Periode II, HMA (Harga Mineral Acuan) tembaga menembus 10.000 US$/dmt.
Tahun 2026, tren kenaikan harga tembaga masih berlanjut, dimana HMA tembaga per Februari Periode II sempat menembus 13.000 US$/dmt. HMA tembaga 2026 rata-rata 12.655,16 US$/dmt, jauh di atas rata-rata 2025 sebesar 9.819,48 US$/dmt.
Berikut detailnya per periode:
Detailnya, pada Januari 2026 periode pertama kenaikannya HMA tembaga tercatat sebesar 32% bila dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pada periode kedua pun meningkat hingga 40% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Pada bulan Februari periode pertama HMA tembaga meningkat 47% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pada periode kedua pun meningkat hingga 47% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Bulan Maret periode pertama HMA tembaga meningkat 38% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pada periode kedua pun meningkat hingga 37% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Bulan April periode pertama HMA tembaga meningkat 28% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pada periode kedua pun meningkat hingga 27% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Terakhir, bulan Mei periode pertama HMA tembaga meningkat 42% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
(pgr/pgr) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]