Aksi mogok nasional terjadi di Bolivia Senin waktu setempat. Massa dilaporkan memblokade jalan-jalan membuat negara lumpuh. Mereka menuntut pengunduran diri Presiden Rodrigo Paz. (REUTERS/Claudia Morales)
Dilansir Reuters ,Selas (12/5/2026), pemerintah menyebut terdapat 38 titik diblokade, tersebar di seluruh negeri hingga siang hari, menurut laporan kantor berita lokal.(REUTERS/Claudia Morales)
Aksi mogok ini pertama kali diserukan oleh serikat pekerja utama negara tersebut, Bolivian Workers Central, pada 2 Mei lalu untuk menuntut kenaikan gaji serta peningkatan pasokan bahan bakar (BBM). Sejumlah kelompok kemudian bergabung dalam aksi tersebut. Kelompok masyarakat adat “Ponchos Rojos” dan serikat guru ikut turun ke jalan pada Senin di wilayah El Alto dan La Paz sebagai bentuk dukungan terhadap mogok nasional. (REUTERS/Claudia Morales)
Seorang pejabat pemerintah menuding ada pihak-pihak yang bersekutu dengan mantan Presiden Evo Morales, yang berada di balik pengorganisasian aksi protes itu. Morales sendiri pada akhir pekan menyerukan pawai dari kota Caracollo menuju La Paz Selasa, untuk memprotes kebijakan pemerintahan Paz. (REUTERS/Claudia Morales)
Meski ketegangan politik terjadi, pemerintah Presiden Paz mengundang berbagai sektor untuk melakukan negosiasi di istana presiden. Menteri Pemerintahan Marco Oviedo memimpin pertemuan dengan pemerintah daerah dan kepala departemen di La Paz sementara Kementerian Pendidikan juga memanggil serikat guru untuk berdialog. (REUTERS/Claudia Morales)