Jaga Keberlangsungan Bumi, Generali Tanam Ratusan Pohon

Khoirul Anam, CNBC Indonesia
Kamis, 30/04/2026 17:10 WIB
Foto: dok Istimewa

Jakarta, CNBC Indonesia - Perubahan iklim menjadi salah satu tantangan terbesar yang dihadapi dunia saat ini. Peningkatan emisi gas rumah kaca, terutama karbon dioksida, telah menyebabkan pemanasan global, kenaikan permukaan laut, dan pola cuaca yang ekstrem.

Mengatasi berbagai dampak perubahan iklim dapat dari perubahan iklim dapat dilakukan dengan berbagai cara. Salah satu langkah sederhana adalah dengan menanam pohon.

Pohon memainkan peran penting dalam menyerap karbon dioksida dari atmosfer dan menghasilkan oksigen yang kita hirup. Dengan menanam dan memelihara pohon, dapat membantu menyeimbangkan emisi karbon dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan.


Upaya penanaman pohon dilakukan oleh PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali Indonesia) sebagai berkontribusi dalam keberlangsungan masa depan bumi.

Hingga Semester I-2025, Generali Indonesia berkontribusi sebanyak 5,4 juta kilogram Carbon-Offset atau penyerapan karbon yang disumbang oleh tenaga pemasar dan nasabah. Kontribusi tersebut merupakan hasil dari program PLAN dan PLANT, di mana Generali Indonesia menanamkan 1 pohon mangrove untuk setiap 1 polis yang dibeli nasabah selama periode program, atau 1 Policy, 1 Mangrove.

Sejak diluncurkan pertengahan 2023 lalu, program ini mendapatkan antusiasme nasabah dan tenaga pemasar, yang menghasilkan penanaman sebanyak lebih dari 16.000 pohon mangrove di wilayah UNESCO Global Geopark Ciletuh, Sukabumi, Jawa Barat dan di Desa Ujungalang, Kecamatan Kampung Laut, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Upaya Generali Indonesia dalam memperluas dampak pada lingkungan juga ditandai dengan penanaman lebih dari 350 pohon oleh karyawan dan manajemen perusahaan di Kawasan Sentul dan Area Gunung Pancar, Bogor, Jawa Barat. Penanaman ini merupakan upaya perusahaan dalam menciptakan keberlanjutan (sustainability) sebagai responsible corporate citizen.

President Director and Chief Excecutive Officer, Rebecca Tan mengungkapkan penanaman belasan ribu mangrove, dalam 25 tahun ke depan kontribusi dari pengurangan emisi karbon (carbon-offset) akan setara dengan mengendarai mobil berbahan bakar bensin sejauh 27juta kilometer atau lebih dari 3.800 penerbangan pulang pergi dari Jakarta ke Los Angeles.

Selain itu tanaman mangrove dapat berfungsi sebagai paru-paru dunia, sumber ekonomi, habitat flora dan fauna, hingga pengendali bencana.

"Sustainability adalah pencetus dari berbagai strategi yang kami lakukan. Sebagai perusahaan asuransi jiwa yang berkomitmen menjadi Lifetime Partner bagi nasabah, kami tidak hanya mendampingi masyarakat dalam merencanakan masa depan finansialnya, tetapi juga masa depan bumi sebagai tempat tinggal. Kami percaya, keberlangsungan bumi turut berkontribusi untuk meningkatkan kualitas hidup manusia, karena pada akhirnya, kesejahteraan manusia dan kelestarian lingkungan tidak dapat dipisahkan," ungkap dia dikutip Kamis (30/4/2026).

"Sustainability merupakan komitmen jangka panjang untuk menciptakan dampak. Kontribusi dan berbagai inisiatif yang kami lakukan ini merupakan langkah awal dari berbagai inisiatif yang akan kami lakukan berikutnya. Kami percaya setiap langkah akan berarti besar bagi bumi dan menjadi warisan untuk anak cucu," tutup Rebecca.


(dpu/dpu) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: OJK Mau Asuransi & Dapen Harus Pacu Kontribusi Ke Ekonomi