Purbaya Akui Restrukturisasi Utang Whoosh Lambat, Ini Sebabnya!

Zahwa Madjid, CNBC Indonesia
Senin, 11/05/2026 14:43 WIB
Foto: Kereta Cepat Whoosh. (Dok. KCIC)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengemukakan proses restrukturisasi proyek kereta cepat Whoosh sudah diselesaikan. Kementerian Keuangan dan BPI Danantara masih harus melakukan proses administrasi lanjutan.

"Jadi Danantara sedang ngirim surat ke kita, nanti kita balas biar bisa secara administrasi diproses dengan benar. Tapi keputusannya sudah selesai, tinggal dirapikan," kata Purbaya, Senin (11/5/2026).


Adapun, terkait dengan pengumumannya, Purbaya menuturkan akan dilakukan segera. Dia mengaku heran prosesnya lambat. Purbaya pun mengelak jika pihaknya yang membuat restrukturisasi lambat.

"Bukan salah saya kan, Danantara juga lambat. Tapi enggak akan cepat, keputusannya sudah sebulan lebih tuh. Saya juga heran kenapa prosesnya lambat," katanya.

Dia mengakui administrasinya memang lambat. Kendati demikian, Purbaya memastikan keputusannya sudah selesai.

"Iya betul, administrasinya lelet. Tapi keputusannya sudah selesai. Kita sama Danantara sudah clear, cuma dijaga jangan sampai nanti ada proses hukumnyang kelewat sehingga kita repot," paparnya.

Sebelumnya, ‎Purbaya sudah menyampaikan kepada Menteri Keuangan China bahwa restrukturisasi sudah selesai sehingga tidak perlu khawatir.

‎"Saya bilang ke Menteri Keuangan China sudah diputuskan tinggal diumumkan jadi pihak China nggak usah khawatir," kata Purbaya.

‎Purbaya pun tidak mau menjelaskan lebih rinci hasil restrukturisasi tersebut, Termasuk saat ditanya oleh pewarta mengenai nasib PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).

‎"Nanti setelah diumumkan, setelah diumumkan Pak AHY. Saya pikir saya enggak berhak mengumumkan sekarang ya," katanya saat ditanya wartawan apakah KCIC akan di bawah Kementerian Keuangan.


(haa/haa) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Ekonomi Kuartal I-2026 Tumbuh 5,61%, Purbaya: RI Terlepas dari Kutukan