Internasional

Situasi Memanas, Kapal Perang Inggris Siaga di Selat Hormuz

Redaksi, CNBC Indonesia
Minggu, 10/05/2026 07:15 WIB
Foto: Kapal dan tanker di Selat Hormuz di lepas pantai Musandam, Oman, Senin (4/5/2026). (REUTERS/Stringer)

Jakarta, CNBC Indonesia - Belum ada tanda-tanda Amerika Serikat (AS) dan Iran akan berdamai dalam perang berlarut-larut di Timur Tengah. Kabar terbaru, Inggris mengatakan pada Sabtu (9/5) waktu setempat, bahwa mereka mengerahkan kapal perang HMS Dragon ke Timur Tengah.

Langkah Inggris ini merupakan persiapan untuk potensi upaya multinasional dalam melindungi pelayaran di Selat Hormuz setelah kondisi memungkinkan.


HMS Dragon adalah kapal perusak pertahanan udara. Unit ini sebelumnya dikirim ke Mediterania Timur pada Maret 2026, tak lama setelah dimulainya perang Iran. Kala itu, HMD Dragon difokuskan untuk melindungi Siprus.

Pemindahannya ke Timur Tengah menyusul langkah Prancis untuk mengerahkan sekelompok kapal serang induknya ke Laut Merah bagian selatan. Kedua negara tersebut bekerja sama dalam rencana pertahanan yang bertujuan untuk memulihkan kepercayaan pada jalur perdagangan tersebut.

"Penempatan awal HMS Dragon adalah bagian dari perencanaan yang bijaksana yang akan memastikan bahwa Inggris siap, sebagai bagian dari koalisi multinasional yang dipimpin bersama oleh Inggris dan Prancis, untuk mengamankan Selat Hormuz, ketika kondisi memungkinkan," kata seorang juru bicara Kementerian Pertahanan Inggris, dikutip dari Reuters, Minggu (10/5/2026).

Saat AS dan Iran bergerak menuju potensi jalan keluar dari perang 10 minggu mereka, Prancis dan Inggris telah mengerjakan proposal untuk meletakkan dasar bagi transit yang aman melalui Selat Hormuz setelah situasi stabil.

Rencana tersebut membutuhkan koordinasi dengan Iran dan puluhan negara telah menunjukkan kesediaan untuk ikut serta.

Kemampuan Inggris untuk berpartisipasi dalam misi perlindungan apa pun akan dibatasi oleh Angkatan Laut Kerajaan yang kekurangan sumber daya, yang sekarang jauh lebih kecil daripada di masa lalu dan yang harus mempensiunkan beberapa kapal sebelum penggantinya tersedia.


(fab/fab) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: China Kecam Blokade As ke Iran, Dinilai Picu Eskalasi Konflik