MARKET DATA

Gunung Dukono di Malut Meletus, Asap Putih Membumbung 10.000 Meter

Chandra Dwi Pranata,  CNBC Indonesia
08 May 2026 13:34
Asap putih kelabu dari aktivitas erupsi Gunung Dukono membumbung tinggi ke angkasa terlihat dari depan Kantor Bupati Halmahera Utara, Kawasan Pemerintahan, Gamsungi, Kecamatan Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, Jumat (8/5). (Dok: BNPB)
Foto: Asap putih kelabu dari aktivitas erupsi Gunung Dukono membumbung tinggi ke angkasa terlihat dari depan Kantor Bupati Halmahera Utara, Kawasan Pemerintahan, Gamsungi, Kecamatan Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, Jumat (8/5). (Dok: BNPB)

Jakarta, CNBC Indonesia - Gunung Dukono yang berada di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara mengalami erupsi Jumat (8/5/2026). Berdasarkan pengamatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Utara, erupsi Gunung Dukono terjadi sekitar pukul 07:41 WIT atau pukul 05:41 WIB.

BPBD Halmahera Utara mengungkapkan dampak sementara erupsi Gunung Dukono menyebabkan lima pendaki mengalami luka-luka dan saat ini dalam proses pencarian.

"Berdasarkan informasi sementara dari Pos SAR Tobelo, ada 5 pendaki yang mengalami luka-luka dan masih dalam proses pencarian," kata BPBD dalam pernyataan resminya, dikutip Jumat (8/5/2026).

Detik-Detik Gunung Dukono Meletus Hari Ini

Sementara itu, berdasarkan data laporan aktivitas vulkanik Gunung Dukono, statusnya masih berada pada Level II (Waspada). Gunung Dukono sendiri mulai menunjukkan aktivitas erupsi pada Agustus 2025. Namun sejak 30 Maret 2026, ada peningkatan erupsi magmatik eksplosif dan terjadi 199 kali erupsi dengan ketinggian kolom erupsi 50-400 meter dari puncak.

Terbaru yakni hari ini, erupsi kembali terjadi disertai suara dentuman lemah - kuat, terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 34 mm dan durasi 967.56 detik.

Asap putih kelabu dari aktivitas erupsi Gunung Dukono membumbung tinggi ke angkasa terlihat dari depan Kantor Bupati Halmahera Utara, Kawasan Pemerintahan, Gamsungi, Kecamatan Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, Jumat (8/5). (Badan Geologi ESDM)Foto: Asap putih kelabu dari aktivitas erupsi Gunung Dukono membumbung tinggi ke angkasa terlihat dari depan Kantor Bupati Halmahera Utara, Kawasan Pemerintahan, Gamsungi, Kecamatan Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, Jumat (8/5). (Badan Geologi ESDM)

"Kolom erupsi yang diamati berwarna putih, kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal dan ketinggian sekitar 10.000 meter di atas puncak," lanjutnya.

BPBD Halmahera Utara melanjutkan, arah sebaran abu cenderung bergerak ke arah utara, sehingga perlu diwaspadai wilayah permukiman dan Kota Tobelo berisiko terdampak hujan abu vulkanik.

"Kondisi ini meningkatkan risiko terhadap kesehatan masyarakat dan gangguan aktivitas sehari-hari, termasuk transportasi dan kebersihan lingkungan," terangnya.

Aktivitas erupsi secara visual dan kegempaan teramati meningkat kembali sejak 29 Maret 2026, dengan rata-rata terjadi 95 kejadian erupsi.

Evaluasi tingkat aktivitas Gunung Dukono akan dilakukan secara berkala atau sewaktu-waktu apabila terjadi perubahan signifikan.

"Masyarakat diharapkan tetap tenang, waspada, serta mengikuti arahan dari pihak berwenang demi keselamatan bersama," ungkapnya.

(chd/wur) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Potret Gunung Kanlaon Meletus, Abu Menyembur 4.000 M ke Langit


Most Popular
Features