Kejar Target Pertumbuhan 7,5% di 2027, Pemerintah Butuh Dana Rp8.841 T
Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas telah merancang arah pembangunan Indonesia dalam penyusunan rencana kerja pemerintah (RKP) 2027. Termasuk di dalamnya terkait perhitungan besaran pendanaan, baik melalui APBN maupun swasta.
Kebutuhan pembiayaan ini ditujukan untuk menjaga tren percepatan pertumbuhan ekonomi di level 5,9% sampai dengan 7,5% pada 2027. Melanjutkan target pertumbuhan yang makin cepat pada 2026 di level 6,3% yoy sebagaimana tertuang dalam RPJMN 2025-2029.
"Untuk sasaran pertumbuhan itu adalah 5,9-7,5%, dan tentu saja kalau di sisi permintaan akan didorong konsumsi, investasi tumbuh tinggi," kata Deputi Bidang Perencanaan Makro Pembangunan Kementerian PPN/Bappenas Eka Chandra Buana dalam acara Rakorbangpus 2026 Dalam Rangka Penyusunan RKP Tahun 2027, Jakarta, Kamis (7/5/2026).
Khusus untuk investasi, ditujukan untuk menjaga kemampuan pembangunan pemerintah, mempertimbangkan rancangan defisit APBN sekitar 1,80%-2,40% terhadap PDBN pada 2027.
Total kebutuhan investasi tahun depan untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi hingga 7,5% ialah senilai Rp 8.677,4 triliun sampai dengan Rp 8.841,3 triliun. Nilai kebutuhan investasi ini targetnya akan dibagi dari investasi pemerintah, BUMN, serta swasta atau masyarakat.
"Ini tidak bisa hanya mengandalkan APBN atau APBD, swasta lagi-lagi sangat berperan. Jadi kalau kita lihat kue APBN itu sekitar Rp 3.500 triliun, PDB itu Rp 25.000 triliun, nah apa bisa yang Rp 3.500 triliun itu bisa langsung? Jadi APBN hanya katalis untuk ekonomi kita bisa tumbuh," tutur Eka.
Total kebutuhan investasi 2027 pemerintah targetkan paling besar akan ditopang oleh swasta atau masyarakat luas dengan nilai Rp 7.612,2 triliun sampai dengan Rp 7.597,7 triliun dengan share terhadap total investasi setara 87,7%-85,9%.
Selanjutnya, ialah berasal dari investasi BUMN dengan nilai Rp 556,3 triliun sampai dengan Rp 619,1 triliun atau setara 6,4%-7% dari total kebutuhan investasi.
Sedangkan yang berasal dari investasi pemerintah, baik itu pusat maupun daerah ditargetkan akan sebesar Rp 508,9 triliun sampai dengan Rp 624,5 triliun. Nilai target investasi setara 5,9%-7,1% dari total kebutuhan investasi 2027.
(arj/arj) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]