Internasional

Breaking News: Harga Minyak Longsor 5%, AS-Iran Mau Damai

sef, CNBC Indonesia
Rabu, 06/05/2026 16:35 WIB
Foto: Pemandangan dari drone yang memperlihatkan pompa minyak dan anjungan pengeboran di selatan Midland, Texas, AS, 11 Juni 2025. (REUTERS/Eli Hartman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga minyak anjlok karena harapan baru Amerika Serikat (AS) dan Iran akan mencapai kesepakatan damai untuk mengakhiri perang di Timur Tengah, Rabu (6/5/2026).

Patokan internasional minyak mentah Brent misalnya turun 6,2% menjadi US$103,04 per barel. Sementara kontrak utama AS, West Texas Intermediate, turun 6,4% menjadi US$95,68 per barel.


Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump memberi menghentikan operasi militer di Selat Hormuz, yang sebelumnya ia sebut "Project Freedom (Proyek Kebebasan)". Ini sehari setelah pengumuman pasukan AS akan secara resmi mengawal kapal komersial melintasi Selat Hormuz, Senin, yang memicu ketegangan dengan Iran.

Trump beralasan ingin mencapai kesepakatan damai dengan Iran. Ia mengatakan "kemajuan besar telah dicapai" menuju kesepakatan.

"Kami telah sepakat bahwa, meskipun blokade akan tetap berlaku sepenuhnya, Proyek Kebebasan... akan dihentikan sementara untuk jangka waktu singkat untuk melihat apakah Perjanjian tersebut dapat diselesaikan dan ditandatangani," kata Trump, dimuat AFP.

Pengumuman itu disampaikan setelah Menteri Luar Negeri Marco Rubio mengatakan AS telah menyelesaikan operasi ofensifnya terhadap Iran, "Epic Fury". Operasi itu sebelumnya telah menewaskan sejumlah pemimpin Iran meski tak menghentikan balasan negeri itu.

Namun belum ada respons Iran soal ini.


(sef/sef) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Trump Desak Iran Buka Selat Hormuz