Seorang wanita menaruh karangan bunga di salah satu sudut Stasiun Bekasi Timur, Kamis, (30/4/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Meski aktivitas pengujung stasiun kembali normal, suasana duka masih menyelimuti area pintu masuk stasiun. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Sejumlah buket bunga dan kartu doa terlihat terpasang sebagai bentuk penghormatan kepada para korban kecelakaan yang terjadi sebelumnya. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Nama-nama korban turut dituliskan pada rangkaian bunga tersebut, menjadi simbol belasungkawa sekaligus solidaritas dari masyarakat sekitar. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Salah satu penumpang, Dewi Agustini (41 tahun) ikut menyampaikan duka mendalam atas para korban yang mayoritas merupakan pekerja yang tengah berjuang mencari nafkah. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
“Saya datang kemari memberi bunga dan juga saya seorang guru turut sangat berduka atas korban kecelakaan kereta Krl di stasiun ini ” ujarnya kepada CNBC Indonesia. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Di waktu yang sama sekelompok massa dari barisan muda Bekasi berkumpul sambil menyalakan lilin dan menabur bunga. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Aktifitas tersebut digelar sebagai salah satu aksi solidaritas serta bentuk ungkapan duka cita atas kecelakaan Kereta Api. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)