Foto Internasional

Potret London Tiba-Tiba Mencekam, PM Inggris Sebut Mengkhawatirkan

Reuters, CNBC Indonesia
Kamis, 30/04/2026 07:40 WIB

Polisi Inggris menangkap seorang pria setelah dua orang ditusuk di daerah London utara dengan populasi Yahudi yang besar.

1/6 Suasana lokasi pasca insiden penusukan di daerah Golders Green, London. Inggris, Rabu (28/4/2026) (James Marlow/via REUTERS)

Petugas darurat bekerja di lokasi insiden penusukan di Golders Green, London Inggris, Rabu (28/4/2026). (James Marlow/via REUTERS)

2/6 Suasana lokasi pasca insiden penusukan di daerah Golders Green, London. Inggris, Rabu (28/4/2026) (James Marlow/via REUTERS)

Polisi Inggris menangkap seorang pria setelah dua orang ditusuk di daerah London utara dengan populasi Yahudi yang besar, kata sebuah organisasi komunitas. (REUTERS/Hannah McKay)

3/6 Suasana lokasi pasca insiden penusukan di daerah Golders Green, London. Inggris, Rabu (28/4/2026) (James Marlow/via REUTERS)

Kendaraan polisi dan barikade di dua lokasi. Ambulans juga berada di persimpangan di salah satu lokasi. (REUTERS/Hannah McKay)

4/6 Suasana lokasi pasca insiden penusukan di daerah Golders Green, London. Inggris, Rabu (28/4/2026) (James Marlow/via REUTERS)

Melansir dari Reuters, organisasi Yahudi, Shomrim, mengatakan pada X bahwa seorang pria terlihat berlari dengan pisau di Golders Green dan mencoba menusuk anggota masyarakat Yahudi, sebelum petugasnya menahannya. (REUTERS/Hannah McKay)

5/6 Suasana lokasi pasca insiden penusukan di daerah Golders Green, London. Inggris, Rabu (28/4/2026) (James Marlow/via REUTERS)

Polisi sempat menggukanan alat kejut listrik untuk melumpuhkan pelaku, Sementra dua korban penikaman dalam insiden tersebut dilaporkan tengah menjalani perawatan. (REUTERS/Hannah McKay)

6/6 Suasana lokasi pasca insiden penusukan di daerah Golders Green, London. Inggris, Rabu (28/4/2026) (James Marlow/via REUTERS)

Menanggapi insiden itu, Perdana Menteri Keir Starmer menyebutnya "sangat mengkhawatirkan" dalam pernyataannya di Dewan Perwakilan Rakyat. (REUTERS/Hannah McKay)

Add as a preferred
source on Google