MARKET DATA

Ini Alasan Said Iqbal Batalkan Demo Besar Buruh di DPR saat May Day

Chandra Dwi Pranata,  CNBC Indonesia
29 April 2026 15:41
Presiden KSPI, Said Iqbal saat menyampaikan konferensi pers menjelang turut serta aksi unjuk rasa di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (8/1/2025). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Foto: Presiden KSPI, Said Iqbal saat menyampaikan konferensi pers menjelang turut serta aksi unjuk rasa di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (8/1/2025). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Bos buruh Said Iqbal mengungkapkan alasan rencana demo Hari Buruh atau May Day di depan DPR RI dipindah ke Monas, Jakarta Pusat untuk bergabung dengan massa buruh lainnya.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal mengatakan alasan buruh yang tergabung dalam KSPI akan bergabung dalam aksi May Day di Monas pada Jumat (1/5/2026) yakni karena Presiden Prabowo Subianto telah memenuhi permintaan buruh untuk bertemu dan berdiskusi terkait isu dan harapan buruh pada May Day.

"Ada alasan mengapa KSPI memindahkan rencana aksi May Day 1 Mei 2026 yang rencana awal di depan gedung DPR RI, diubah menjadi ke Monas Jakarta adalah karena Presiden Prabowo mengiyakan kami untuk bertemu dan berdiskusi," kata Said Iqbal dalam konferensi persnya, Rabu (29/4/2026).

Selain itu, alasan diubahnya titik aksi buruh menjadi di Monas adalah karena para buruh ingin isu krusial bisa dijawab langsung oleh Presiden saat May Day di Monas nanti.

Workers participate in a Mayday rally in Jakarta, Indonesia May 1, 2018. REUTERS/Darren WhitesideFoto: REUTERS/Darren Whiteside

"Alasan yang kedua mengapa aksi May Day KSPI dipindahkan dari DPR ke Monas Jakarta adalah dari 11 isu dan harapan, ada beberapa isu yang krusial yang sangat penting bagi buruh Indonesia harus dijawab dan ditegaskan oleh Bapak Presiden, yang tentunya ini adalah progres atau tindak lanjut dari permintaan, harapan, dan isu yang dibawa oleh KSPI tersebut," jelasnya.

Adapun Said Iqbal memperkirakan akan ada ratusan ribu buruh yang datang ke May Day di Monas, di mana 50.000 buruh KSPI akan datang dari Jabodetabek, Karawang, Purwakarta, Subang, Bandung Raya, dan sebagian Cirebon Raya.

"Akan ada 50.000 massa buruh dari Jabodetabek, Karawang, Purwakarta, Subang, Bandung Raya, dan sebagian Cirebon Raya," terangnya.

Dalam aksi May Day ini, parah buruh akan membawakan beberapa tuntutan, seperti pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan yang baru, hapus outsorcing dan tolak upah murah (HOSTUM), sahkan RUU Perampasan Aset, reformasi perpajakan buruh, dan peningkatan kesejahteraan ojol serta guru honorer.

(chd/wur) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Said Iqbal Ancam Demo Buruh Terus-terusan: Sampai Kita Menang!


Most Popular
Features