5 Photos
Saking Mendidih Panasnya, Ini Cara Warga Jakarta Ngumpet dari Matahari
Cuaca panas ekstrem di Jabodetabek capai 35-36 Derajat Celsius. BMKG sebut dipicu posisi matahari di khatulistiwa dan minimnya awan.
Warga berjalan dengan menutup kepala untuk berlindung dari terik matahari di Sudirman, Jakarta, Rabu (29/4/2026). Beberapa hari terakhir, masyarakat di wilayah Jabodetabek mengeluh karena dilanda cuaca panas ekstrem. Suhu terasa lebih terik daripada biasanya. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Menanggapi fenomena ini, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut suhu udara di Jabodetabek memang mengalami peningkatan signifikan. Prakiraan cuaca BMKG Rira Damanik mengungkapkan suhu maksimum terpantau mencapai 35 hingga 36 derajat Celsius, terutama di wilayah Jakarta Utara dan sekitarnya. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
BMKG menjelaskan bahwa cuaca panas ini dipengaruhi oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah posisi semu matahari yang berada di sekitar khatulistiwa, sehingga intensitas penyinaran matahari di wilayah Indonesia sedang berada pada titik maksimum. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Selain itu, minimnya tutupan awan turut memperparah kondisi. Langit yang cenderung cerah membuat radiasi matahari langsung mencapai permukaan bumi tanpa hambatan. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Dalam keterangan resminya di Instagram, BMKG menyebut sejumlah daerah dari berbagai pulau mencatat suhu panas cukup tinggi. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Salah satu yang menjadi sorotan adalah wilayah Ciputat, Banten, yang masuk dalam daftar lokasi dengan suhu maksimum harian tertinggi. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
source on Google