Jangan Kaget! Harga Air Galon Tiba-Tiba Naik Rp1.000, Ada Apa?

Martyasari Rizky, CNBC Indonesia
Rabu, 29/04/2026 09:20 WIB
Foto: Pekerja mengisi air isi ulang galon di kawasan Depok, Jawa Barat, Selasa (28/10/2025). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga air minum dalam kemasan (AMDK) galon di wilayah Jakarta terpantau mengalami kenaikan. Berdasarkan pantauan CNBC Indonesia di lapangan dan pengakuan pedagang, kenaikan terjadi sejak awal pekan ini, dipicu gangguan pasokan bahan baku plastik akibat konflik di Timur Tengah.

Alan, salah satu pedagang galon di daerah Setiabudi, Jakarta Selatan, mengatakan kenaikan harga mulai berlaku per Senin (27/4/2026). Ia menyebut, informasi kenaikan berasal dari pusat distribusi yang mengaitkannya dengan dampak konflik global terhadap bahan baku plastik.

"Iya, naik ya harganya per Senin kemarin, tanggal 27 (April). Karena ada konflik di Timur Tengah, jadi buat distribusi pasokan bahan baku plastiknya kan terganggu. Infonya gitu ya saya dari pusat, makanya ini naik Rp1.000 ya per galon," kata Alan saat ditemui CNBC Indonesia, Selasa (28/4/2026).


Alan menuturkan, kenaikan harga ini terjadi merata di sejumlah merek.

"Misal nih Aqua tadinya kan Rp22.000, sekarang jadi Rp23.000. Le Mineral juga tadinya Rp22.000 jadi Rp23.000 ya. Pristine tadinya Rp25.000 jadi Rp26.000. Vit tadinya Rp18.000 jadi Rp19.000," ungkapnya.

Adapun kenaikan harga tersebut, kata Alan, sudah diinformasikan kepada para pelanggan.

"Ini saya sudah broadcast juga di WhatsApp buat (para) langganan, kalau ada naik harga. Sudah diinfokan," ucap dia.

Meski harga naik, Alan menyebut respons pelanggan relatif bisa menerima. "Ya nggak gimana-gimana, paling nanya kenapa naik, tapi pas sudah dijelasin karena harga bahan baku plastik naik, ya mereka maklum sih. Karena perang kan," jelasnya.

Foto: Pekerja mengisi air isi ulang galon di kawasan Depok, Jawa Barat, Selasa (28/10/2025). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Dari sisi pasokan, ia memastikan stok masih aman. "Stok sih ada, aman kalau stok, ini saya habis pesan lagi diantar sore ini. Nggak ada batas-batasin, stok banyak, cuma harganya saja naik," imbuh Alan.

Hal senada disampaikan pedagang lainnya, Sera. Ia mengatakan kenaikan harga terjadi hampir di semua produk galon bermerek, kecuali galon isi ulang.

"Ya, naik semua. Kecuali yang galon isi ulang ya, dia masih sama Rp10.000," kata Sera ditemui terpisah.

Menurutnya, kenaikan harga juga dipicu oleh naiknya harga plastik di tingkat hulu.

"Ya karena perang itu, katanya plastik naik, jadi bikin galonnya kan pakai plastik, jadi dari pabriknya sudah naik. Kalau isi ulang kan dia cuma ngisi ulang doang, dicuci doang galonnya, nggak bikin baru," jelasnya.

Sera merinci, kenaikan harga rata-rata sebesar Rp1.000 per galon.

"Naiknya masing-masing Rp1.000 per galon ya. Aqua jadi Rp23.000, Le Mineral jadi Rp22.000, Amidis jadi Rp23.000, isi ulang tetap Rp10.000," pungkasnya.


(wur) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Ekonomi Dunia Tak Pasti, Airlangga: Risiko Resesi RI Cuma 5%