Kabupaten Bandung Disebut Sukses Jalankan MBG, Ini Rahasianya
Jakarta, CNBC Indonesia - Kabupaten Bandung menjadi salah satu daerah yang menjadi salah satu daerah yang dinilai sukses melaksanakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Bupati Kabupaten Bandung Dadang Supriatna mengatakan daerahnya menjalankan kolaborasi lintas sektor, membentuk Satgas MBG, hingga dashboard pemantauan.
"Jadi jika ada yang perlu dikomunikasikan, ada satgas khusus ke lapangan, dan ada dashboard. Beberapa ada yang sudah jalan (dashboard MBG) ada yang belum, jadi nanti penerima manfaat akan diupdate di dashboard," kata Dadang dalam CNBC Indonesia Food Summit 2026 dengan tema "Indonesia Food Safety Urgency: Towards a New Policy Framework" di Menara Bank Mega, Senin (27/4/2026).
Dia menyebutkan, Kabupaten Bandung merupakan salah satu wilayah terbesar di Jawa Barat, dengan penerima manfaat sebanyak 1,25 juta jiwa. Saat ini, ada 480 dapur yang sedang dipersiapkan dan ada 413 dapur yang sudah beroperasi. Pembagian MBG disesuaikan dengan kondisi dan sebaran di masing-masing kecamatan.
"Ada kantor bersama di Kabupaten Bandung dan jadi yang pertama di Indonesia. Ini untuk diskusi saat ada masalah di lapangan," ungkapnya.
Dadang menegaskan Pemda menyiapkan mekanisme agar kualitas makanan yang disalurkan oleh SPPG bisa tetap terjaga. Pemkab Bandung bersama Dinas Kesehatan menyiapkan tes untuk semua SPPG sehingga bisa memiliki sertifikasi layak higienis dan sanitasi.
"Jadi Pemkab Bandung lebih awal, semua tersertifikasi untuk minimalisasi keracunan, dengan koordinasi lintas sektor sangat penting untuk mensukseskan MBG," kata dia.
Dadang mengatakan aturan dan sistem dalam MBG sudah jelas, dengan masyarakat sebagai penerima manfaat. Dengan ketentuan SPPG harus memiliki ahli gizi, maka tidak bisa dibandingkan dengan restoran.
"Di SPPG ini sudah terbuat 1 sistem yang jelas, aplikasi jelas, diperkuat dashboard, aturan juga ada, untuk sewa, operasional, hingga makanan," kata Dadang.
(rah/rah) Add
source on Google