Harga BBM Negara Ini Paling Murah Sedunia, Gak Nyampe Rp1.000/Liter!
Jakarta, CNBC Indonesia - Hampir seluruh negara di dunia menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sejak Perang Israel-Amerika Serikat dan Iran meletus pada 28 Februari 2026 lalu.
Hal ini tak lain karena perang di kawasan Timur Tengah yang berujung pada keputusan Iran menutup Selat Hormuz memicu gangguan pasokan minyak, sehingga harga minyak mentah dunia pun melonjak tajam.
Di tengah lonjakan harga BBM di berbagai negara di belahan dunia, ternyata masih ada negara yang menjual BBM dengan harga bahkan tak sampai Rp1.000 per liter.
Di Libya, harga BBM jenis diesel saat ini terpantau "hanya" sekitar Rp400 per liter.
Salah seorang warga asal Indonesia pun membagikan video terkait harga BBM di SPBU di Libya. Dikutip dari akun Instagram @liumikes, dia menjelaskan harga minyak di Libya bahkan lebih murah dibandingkan air minum.
Menurutnya, jika membeli 20 liter bensin, total yang harus dibayar hanya 3 dinar atau sekitar Rp10 ribu. Artinya, harga 1 liter bensin setara kurang lebih Rp400.
"Di Libya minyak lebih murah dibandingkan air minum. Kalian lihat 1 liternya cuma 0,15 dinar. kalau kalian isi 20 liter bensin itu harganya cuma 3 dinar atau cuma Rp10 ribu. bayangin 1 liter bensin cuma Rp400," ungkapnya melalui unggahan di akun Instagramnya, dikutip Senin (27/4/2026).
Ia lantas menunjukkan saat mengisi 32 liter bensin untuk mobil jenis Land Cruiser. Setidaknya total biaya yang dikeluarkan hanya 5 dinar atau sekitar Rp12 ribu.
"Wah kalian lihat isi 32 liter mobil ini Land Cruiser harganya cuma 5 dinar sekitar Rp12 ribu. Ini negara termurah bensin dari semua negara yang pernah aku kunjungin," katanya.
Hingga akhir April 2026, Libya memiliki harga bensin terendah di dunia dengan biaya yang seringkali lebih rendah daripada air minum dalam kemasan.
Mengutip laman Global Petrol Prices, rata-rata harga BBM untuk bensin di Libya per 20 April 2026, tercatat mencapai US$0,150 per liter atau Rp2.583 per liter (asumsi kurs Rp17.225 per dolar AS). Sementara untuk bahan bakar diesel mencapai US$0,024 per liter atau Rp413 per liter.
Sebagaimana diketahui, harga BBM non subsidi di Indonesia kembali melonjak tajam, terutama untuk jenis diesel beroktan tinggi yang banyak digunakan kendaraan kelas menengah atas. Kenaikan harga BBM non subsidi ini berlaku sejak 18 April 2026, baik di SPBU Pertamina maupun swasta seperti BP.
Sebagai contoh, di SPBU swasta milik BP-AKR, harga produk BP Ultimate Diesel per 18 April 2026 tercatat naik drastis menjadi Rp25.560 per liter. Angka ini melonjak Rp10.940 dibandingkan harga sebelumnya yang berada di level Rp14.620 per liter.
Sementara itu, penyesuaian harga juga terjadi pada produk diesel non subsidi milik Pertamina. Dexlite misalnya kini dibanderol Rp23.600 per liter naik dari sebelumnya Rp14.200 per liter. Adapun Pertamina Dex berada di level Rp23.900 per liter dari sebelumnya Rp14.500 per liter.
(wia) Add
source on Google