Video

Video: Prabowo Dorong Mandatori B50, Candu Impor BBM RI Dijamin Turun

CNBC Indonesia TV, CNBC Indonesia
Selasa, 28/04/2026 11:56 WIB
Jakarta, CNBC Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia- Komisi XII DPR RI mendukung penuh langkah pemerintah yang akan menjalankan program mandatori pencampuran biodiesel 50% atau B50 mulai 1 Juli 2026.

Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Sugeng Suparwoto mengatakan bahwa biodiesl menjadi energi alternatif di tengah tantangan sektor energi global terkait kenaikan harga minyak mentah dunia serta isu lingkungan. Diharapkan pengembangan B50 bisa menjadi strategi menekan ketergantungan impor minyak dan BBM RI Sehingga bisa memangkas beban subsidi energi sekaligus mengerek harga jual Crude Palm Oil (CPO) yang menjadi salah satu komoditas andalan ekspor RI.

B50 membutuhkan sekitar 16 juta ton per tahun sehingga dengan produksi mencapai 50 juta ton per tahun maka dipastikan pasokan minyak sawit RI masih mencukupi. Namun pemerintah harus mendorong program replanting sawit agar produksi dapat kembali digenjot dan menekan penurunan produksi CPO.

Di sisi lain DPR RI mendorong penguatan sistem produksi dan pengolahan B50 agar produk B50 tetap kompatibel dengan mesin kendaraan diesel dengan endapan yang rendah.

Selengkapnya simak dialog Shania Alatas dengan Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Sugeng Suparwoto dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Selasa, 28/04/2026)

Add as a preferred
source on Google