Internasional

Trump Mendadak Lunak ke Iran, Minta Teheran Telepon AS

tps, CNBC Indonesia
Senin, 27/04/2026 06:16 WIB
Foto: Presiden AS Donald Trump mengadakan konferensi pers di Ruang Briefing Pers James S. Brady di Gedung Putih di Washington, D.C., AS, 6 April 2026. (REUTERS/Evan Vucci)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan bahwa Iran memiliki kesempatan untuk menghubungi pihak Washington jika memang berniat menegosiasikan penghentian perang yang tengah berlangsung antara kedua negara tersebut.

Pernyataan ini disampaikan Trump pada hari Minggu, (26/04/2026), sebagai sinyal bahwa AS tetap membuka pintu dialog namun menanti inisiatif dari pihak Teheran. Mengutip Reuters, Trump menekankan ketersediaan jalur komunikasi diplomatik yang bisa digunakan sewaktu-waktu oleh pihak lawan.

"Jika mereka ingin bicara, mereka bisa datang kepada kami, atau mereka bisa menelepon kami. Anda tahu, ada telepon. Kami memiliki saluran yang bagus dan aman," ujar Trump dalam sebuah wawancara di program "The Sunday Briefing" milik Fox News.


Komentar ini muncul di tengah ketegangan diplomatik yang kembali buntu setelah kegagalan rencana pertemuan di Pakistan. Pada hari Sabtu (25/04/2026), Trump secara mengejutkan membatalkan rencana perjalanan utusan khususnya, Steve Witkoff dan Jared Kushner, ke negara tersebut.

Keputusan Trump untuk menarik Witkoff dan Kushner menjadi pukulan baru bagi prospek perdamaian kawasan. Pasalnya, pembatalan tersebut terjadi sesaat setelah Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi bertolak dari Islamabad setelah hanya sempat berbicara dengan para pejabat Pakistan tanpa bertemu pihak AS.

Meskipun delegasi Amerika Serikat dipastikan absen dari meja perundingan di Pakistan, Araqchi dilaporkan telah kembali ke negara tersebut. Langkah diplomatik Iran ini tetap dilakukan meskipun belum ada kepastian mengenai kehadiran rekan sejawat dari pihak Washington untuk melanjutkan pembahasan perdamaian.


(tps/tps) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Trump Melunak, Minta Iran Telepon AS Jika Ingin Negosiasi