Pusri Dukung Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan dan Ketahanan Pangan
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Pusri Palembang, anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero), memastikan ketersediaan pupuk di wilayah Sumatera Barat dalam kondisi aman dan distribusi tetap berjalan lancar di masa transisi rayon distribusi. Langkah ini juga menjadi bagian komitmen Pusri Palembang dalam mendukung ketahanan pangan.
Seperti diketahui, sejak 1 April 2026, wilayah Sumatera Barat resmi menjadi rayon distribusi pupuk urea bersubsidi Pusri, sesuai dengan penugasan dari PT Pupuk Indonesia (Persero). Dalam masa transisi ini, proses penyaluran tetap berjalan optimal dengan memanfaatkan stok eksisting dari rayon sebelumnya guna menjaga keberlanjutan distribusi kepada petani.
Ketersediaan pupuk menjadi salah satu bentuk kesiapan Pusri dalam memastikan kebutuhan pupuk petani tetap terpenuhi, khususnya jelang musim tanam kedua. Selain pupuk bersubsidi, Pusri juga terus mendorong optimalisasi penyaluran melalui skema ritel dan program Agrosolution yang telah mulai direalisasikan di wilayah Sumatera Barat.
VP Komunikasi & Administrasi Korporat Pusri, Rustam Effendi, menyampaikan bahwa Pusri berkomitmen penuh dalam memastikan ketersediaan serta kelancaran distribusi pupuk di wilayah Sumatera Barat, khususnya pada masa transisi rayon.
"Sejak penugasan efektif per 1 April 2026, kami memastikan proses distribusi tetap berjalan dengan baik dan tidak mengganggu pemenuhan kebutuhan petani di lapangan. Posisi stok pupuk di Sumatera Barat saat ini berada dalam kondisi aman dan mencukupi untuk mendukung kebutuhan musim tanam," ujar Rustam dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (24/4/2026).
Pupuk urea memiliki peran penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya dalam mendukung pertumbuhan vegetatif tanaman melalui kandungan nitrogen yang tinggi. Dengan penggunaan yang tepat dan berimbang, pupuk urea dapat membantu petani meningkatkan hasil panen secara optimal.
Melalui sinergi yang kuat, Pusri berkomitmen untuk terus menjaga kelancaran distribusi pupuk serta mendukung produktivitas sektor pertanian nasional, khususnya di wilayah Sumatera Barat.
Untuk diketahui, hingga 10 April 2026, realisasi penyaluran pupuk urea bersubsidi di wilayah Sumatera Barat tercatat sebesar 27.215 ton atau sekitar 85% dari total alokasi sebesar 31.944 ton hingga bulan April. Adapun posisi stok pupuk di wilayah Sumatera Barat per 10 April 2026 berada pada level yang aman, dengan ketersediaan pupuk urea bersubsidi sebesar 11.701 ton.
Selain memastikan ketersediaan, Pusri juga telah konsisten dalam menjaga kinerja pengelolaan lingkungan sekaligus mendorong praktik bisnis berkelanjutan sehingga Diganjar PROPER Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup/ Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Periode 2024 -2025.
PROPER Hijau yang diraih oleh Pusri menjadi cerminan penerapan Beyond Compliance yang dinilai berhasil. Pusri pun telah menunjukkan kinerja lingkungan apik di atas standar yang dipersyaratkan. Hal ini mencerminkan komitmen Pusri dalam pengelolaan lingkungan hidup melalui efisiensi energi, penurunan emisi, pengelolaan limbah, serta pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
(rah/rah) Add
source on Google