Jaga Keberlangsungan Industri & Lingkungan, PIM Tekankan Hal Ini!

Khoirul Anam, CNBC Indonesia
Jumat, 24/04/2026 18:52 WIB
Foto: Pupuk Iskandar Muda Raih Anugerah Lingkungan PROPER Emas (CNBC Indonesia TV)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) sebagai anggota Holding Pupuk Indonesia kembali menorehkan prestasi dengan meraih Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) Hijau 2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH).

Hasil ini membuktikan keseriusan Pupuk Indonesia sebagai holding yang terus berkomitmen mendorong anak usaha untuk menjaga pengelolaan lingkungan.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Operasi dan Produksi PIM, Zulyan Imansyah dalam acara penganugerahan di Sasono Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, pada Selasa, 7 April 2026.


Dikutip dari akun Instagram resmi PIM @pimkamibangga, PIM terus berkomitmen menjaga keseimbangan antara operasional industri dan kelestarian lingkungan. Terutama melalui penguatan sistem pengelolaan limbah, peningkatan efisiensi sumber daya, serta integrasi prinsip keberlanjutan dalam proses bisnis,

"Penghargaan ini bukan hanya tentang hasil, tetapi juga tentang proses bagaimana perusahaan terus mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam setiap lini operasional," tulis PIM dikutip Jumat (24/4/2026).

"Terima kasih kepada seluruh insan perusahaan, mitra kerja, dan masyarakat yang telah menjadi bagian dari perjalanan ini. Bersama, kita terus melangkah untuk menghadirkan dampak positif bagi lingkungan dan masa depan yang lebih berkelanjutan," tutup PIM.

Sebelumnya, PIM meraih PROPER Emas untuk pertama kali pada 2024. Penghargaan PROPER Emas ini merupakan pencapaian istimewa bagi PT Pupuk Iskandar Muda pada perayaan HUT ke 4.

PROPER merupakan penghargaan tertinggi dari Kementerian Lingkungan Hidup yang ditujukan kepada perusahaan yang melakukan pengelolaan lingkungan dan upaya-upaya pengembangan masyarakat secara berkesinambungan.


(dpu/dpu) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Amankan Pupuk,Kementan Tak Ambil Bahan Baku dari Wilayah Perang