Purbaya Bantah Rupiah Melemah Akibat Ekonomi RI Terpuruk

Zahwa Madjid, CNBC Indonesia
Jumat, 24/04/2026 16:22 WIB
Foto: Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. (Biro KLI Kemenkeu)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan bahwa tertekannya nilai tukar rupiah saat ini bukan menjadi tanda memburuknya ekonomi domestik. Dibandingkan Malaysia dan Thailand, ekonomi Indonesia masih kuat.

Dia menilai pergerakan nilai tukar rupiah dipengaruhi kondisi global dan ekspektasi serta noice mengenai kondisi dalam negeri. Noice atau kebisingan ini harus diatasi dan dikendalikan. Namun, Purbaya menilai perihal ekpektasi ini bukan ranahnya sebagai menteri keuangan.

"Ini kan juga terjadi noice seakan ekonomi kita terpuruk tapi tidak seperti itu," kata Purbaya saat Media Briefing, Jumat (24/4/2026).


Oleh karena itu, Purbaya enggan menanggapi dengan rinci terkait dengan depresiasi nilai tukar rupiah. Seperti diketahui nilai tukar rupiah sempat menembus level Rp 17.300 per dolar AS. Menurutnya, pergerakan rupiah ini menjadi tanggung jawab dari Bank Indonesia.

Dia pun menceritakan pengalamannya ketika bertemu dengan lembaga dan investor global di Amerika Serikat. Ada pihak yang bertanya: "Kami rupiah sengaja dilemahin ya?"

Seperti diketahui, ada beberapa kasus dimana satu negara melemahkan nilai tukar rupiah agar bisa bersaing.

Menurut Purbaya, hal tersebut tidak benar. Indonesia dengan fundamental yang sehat saat ini, ketika terjadi pelemahan, justru memunculkan ekspektasi negatif

"Kita dengan fundamental yang ada ekspektasi negatif terbentuk karena banyak yang bilang kita akan jatuh kalau saya lihat fundamentalnya kuat untuk membalikannya tidak akan sulit," paparnya.


(haa/haa) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Ucapkan Selamat Idulfitri, Purbaya Yakin Ekonomi RI Kuat