9 Photos
Bak Tol Dalkot, Potret "Macet" Kapal-Kapal Tertahan di Selat Hormuz
Kepadatan kapal di Selat Hormuz meningkat akibat konflik AS-Israel vs Iran. Jalur energi terganggu, ratusan kapal tertahan dan pasokan global terdampak.
Kapal-kapal di perairan sekitar Selat Hormuz tampak ramai pada Rabu (22/4/2026), sebagaimana diamati dari wilayah Musandam, Oman, mencerminkan meningkatnya ketegangan di jalur pelayaran vital tersebut. (REUTERS/Stringer)
Konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran memicu gangguan besar pada pasokan minyak dan gas global. Selat Hormuz sebagai jalur utama distribusi energi dunia pun terdampak langsung, seiring terganggunya lalu lintas kapal di kawasan tersebut. (REUTERS/Stringer)
Sejak konflik dimulai pada 28 Februari, ratusan kapal tanker dan kapal lainnya dilaporkan tertahan di kawasan Teluk bersama sekitar 20.000 pelaut. Situasi keamanan yang tidak menentu membuat aktivitas pelayaran terhambat signifikan. (REUTERS/Stringer)
Presiden AS Donald Trump menunda rencana serangan terhadap Iran tanpa batas waktu atas permintaan mediator Pakistan. Meski demikian, Selat Hormuz masih diblokir dan dilaporkan tiga kapal terkena tembakan, sementara kedua pihak absen dari pembicaraan damai. (REUTERS/Stringer)
Sebagai jalur sempit selebar sekitar 34 kilometer yang menghubungkan Teluk Persia dengan Samudra Hindia, Selat Hormuz memegang peran penting dalam distribusi energi dan komoditas global. Gangguan di wilayah ini berpotensi memperparah dampak ekonomi di berbagai negara (REUTERS/Stringer)
source on Google