MARKET DATA

B50 Ditarget Bisa Turunkan Emisi Gas Rumah Kaca 46,72 Juta Ton CO2

Firda Dwi Muliawati,  CNBC Indonesia
22 April 2026 15:10
Seorang teknisi laboratorium berpose untuk foto sambil memegang sebotol bahan bakar biodiesel sawit 50% selama acara pengujian B50, seiring Indonesia berencana untuk menaikkan tingkat pencampuran wajib untuk biodiesel berbasis sawit dari 40% menjadi
Foto: Seorang teknisi laboratorium berpose untuk foto sambil memegang sebotol bahan bakar biodiesel sawit 50% selama acara pengujian B50, seiring Indonesia berencana untuk menaikkan tingkat pencampuran wajib untuk biodiesel berbasis sawit dari 40% menjadi 50%, standar yang dikenal sebagai B50, yang merupakan bagian dari rencana pemerintah yang lebih luas untuk mengurangi risiko yang timbul dari perang Iran, di Lembang, Provinsi Jawa Barat, 21 April 2026. (REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana)

Lembang, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan implementasi bahan bakar basis sawit dengan campuran 50% (B50) mampu menurunkan emisi gas rumah kaca hingga 46,72 juta ton CO2 pada tahun 2026. Target penurunan emisi sejalan dengan komitmen pemerintah mencapai target Net Zero Emission tahun 2060.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi menjelaskan bahwa B50 diproyeksikan memberikan berdampak pada lingkungan lebih besar dibandingkan program sebelumnya. Dengan target B50 dari yang saat ini masih berlaku B40, Eniya menilai campuran bahan bakar nabati yang lebih tinggi bisa mendukung agenda dekarbonisasi nasional.

"Nah ini juga waktu dicampur, waktu dicampur dengan solar, ini FAME ini berfungsi untuk menurunkan sulfur juga. Kalau campurannya 50%, sulfurnya turun jadi 50%-nya. Gak ada kandungan sulfurnya kan terus dicampur menjadi hanya sekitar kita dari berapa dari angka sulfur kandungan sulfur di B0 menjadi setengahnya. Kira-kira sih mendekati Euro-4," ujarnya di Stasiun Blending dan Pengisian Bahan Bakar Uji Jalan B50, Lembang, dikutip Rabu (22/4/2026).

Mengutip data Kementerian ESDM, proyeksi penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 46,72 juta ton CO2 tersebut meningkat dari target awal B40 yang sebesar 41,53 juta ton CO2. Selain manfaat lingkungan, penggunaan B50 juga diperkirakan mampu menghemat devisa negara hingga Rp 157,28 triliun serta menyerap tenaga kerja lebih dari 2,2 juta orang.

"Insyaallah sesuai dengan arahan bisa 1 Juli. Semua sektor B50 jadi tidak ada yang 40 terus 50 begitu itu infrastrukturnya malah kesusahan sehingga mulainya serentak. Semua sektor di Indonesia," kata Eniya.

Pemerintah saat ini tengah melakukan pengujian teknis di berbagai sektor mulai dari otomotif, pertambangan, hingga perkeretaapian. Hasil terbarunya, kendaraan yang menggunakan B50 tetap memiliki performa yang stabil dengan konsumsi bahan bakar yang berada dalam rentang standar pabrikan.

Dari sisi kualitas, spesifikasi bahan bakar B50 diperketat dengan menekan parameter kandungan air menjadi maksimal 300 ppm. Selain itu, parameter monogliserida disesuaikan menjadi maksimal 0,47 persen massa guna menjamin kualitas bahan bakar selama masa penyimpanan dan distribusi di seluruh Indonesia.

"Jadi ini persyaratan ke badan usaha bahan bakar nabatinya itu kita syaratkan seperti itu agar performanya bagus. Pastinya ditingkatkan karena performanya ini kan kita uji juga kan makanya kita tetapkan spesifikasi B100-nya itu jauh lebih bagus," tandasnya.

Dengan begitu, pemerintah menargetkan seluruh rangkaian pengujian di sektor otomotif rampung pada Juni 2026. Sementara itu, realisasi penyaluran biodiesel secara nasional hingga pertengahan April 2026 dilaporkan telah mencapai 3,90 juta kilo liter, atau sekitar 24,9% dari total alokasi awal tahun sebesar 15,65 juta kilo liter.

Pemerintah menargetkan seluruh rangkaian uji coba di sektor otomotif rampung pada Juni 2026, sementara sektor strategis lainnya seperti alat berat dan perkeretaapian akan selesai bertahap hingga akhir tahun. Dengan hasil uji sementara yang menunjukkan performa andal dan aman, B50 siap memperkuat kemandirian energi nasional.

(pgr/pgr) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article BBM Baru RI B50 Disiapkan, Uji Jalan Sudah Tembus 18.000 Km


Most Popular
Features