MARKET DATA

Purbaya: RI Hampir Pasti Terlepas dari Kutukan Pertumbuhan Ekonomi 5%

Robertus Andrianto,  CNBC Indonesia
22 April 2026 10:22
Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa saat tiba di Istana Negara, Jakarta, Selasa (7/4/2026). (CNBC Indonesia/Emir Yanwardhana)
Foto: Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa saat tiba di Istana Negara, Jakarta, Selasa (7/4/2026). (CNBC Indonesia/Emir Yanwardhana)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengklaim, Indonesia kini hampir pasti terlepas dari kutukan pertumbuhan ekonomi 5%, yang telah terjadi selama satu dekade terakhir.

Pernyataan ini ia sampaikan meskipun laju pertumbuhan pada kuartal IV-2025 masih di level 5,39%, dan pertumbuhan keseluruhan tahun lalu secara tahunan sebesar 5,11%.

"Angka terakhir pertumbuhan ekonomi kita kan 5,39%, hampir pasti kita sudah break dari kutukan pertumbuhan 5%," kata Purbaya dalam acara Simposium PT SMI 2026 di Jakarta, Rabu (22/4/20260).

Purbaya menganggap laju pertumbuhan yang berhasil Indonesia peroleh, sejak ia menjabat sebagai menteri keuangan pada 8 September 2025, merupakan capaian yang signifikan.

Apalagi, kondisi global saat ini kata dia sedang tidak kondusif, ditandai dengan pemburukan konflik geopolitik di berbagai daerah, gangguan rantai pasokan global, hingga tren suku bunga acuan bank sentral yang masih tinggi.

"Kondisi global saat ini tidak stabil konflik geopol meningkat, supply chain terfragmentasi, suku bunga global masih tinggi atau higher for longer katanya, banyak negara mengalami perlambatan pertumbuhan ekonomi," tegas Purbaya.

Ia pun mengaku tak suka bila ada yang menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini sebatas bergerak di kisaran 5%. Menurutnya, pernyataan itu sama saja menggambarkan pemerintah tidak melakukan apapun untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lebih cepat.

"Jadi ke depan harusnya kita bisa tumbuh lebih cepat dari 5%, jadi saya enggak suka kisaran 5% karena kata orang-orang dulu ada ekonom mungkin temannya Pak Darmin, katanya Indonesia itu kalau pemimpinnya pinter bisa 6%," ucap Purbaya.

"Kalau enggak ngapa-ngapain tumbuh 5% saja. Jadi kalau 5% keliatannya kita gak ngapa-ngapain. Jadi kita akan ciptakan pertumbuhan yang lebih cepat," tegas Purbaya.

(arj/haa) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Purbaya Pede Ekonomi Q4-2025 Capai 5,45%, Jamin Tak Ada Intervensi BPS


Most Popular
Features