Foto Internasional

Ada Citra Satelit, Potret Terkini Kapal-Kapal Melintas di Selat Hormuz

Reuters, CNBC Indonesia
Selasa, 21/04/2026 10:05 WIB

Selat Hormuz tak menentu. Usai pembukaan, Iran kembali menutup jalur perairan minyak itu. Ini terjadi di tengah blokade AS. Lalu bagaimana fakta di lapangannya?

1/5 Iran kembali membuka jalur pelayaran kapal-kapal komersial di Selat Hormuz pada Senin (20/4) setelah sempat menutup selat tersebut pada Sabtu (18/4). (REUTERS/Stringer)

Pemandangan terbaru Selat Hormuz terlihat akhir pekan kemarin, sebagaimana dimuat Reuters Senin. (REUTERS/Stringer)

2/5 Iran kembali membuka jalur pelayaran kapal-kapal komersial di Selat Hormuz pada Senin (20/4) setelah sempat menutup selat tersebut pada Sabtu (18/4). (REUTERS/Stringer)

Jalur itu relatif sepi dari perjalanan hilir mudik kapal, usai pembukaan dan penutupan oleh Iran, di tengah blokade AS. (REUTERS/Stringer)

3/5 Iran kembali membuka jalur pelayaran kapal-kapal komersial di Selat Hormuz pada Senin (20/4) setelah sempat menutup selat tersebut pada Sabtu (18/4). (REUTERS/Stringer)

Iran sempat membuka Selat Hormuz, Sabtu, sebagai langkah menghormati deal damai Israel-Lebanon. Namun menutup kembali Minggu setelah ancaman terbaru Presiden as Donald Trump. (via REUTERS/EUROPEAN UNION/COPERNICUS SENTIN)

4/5 Iran kembali membuka jalur pelayaran kapal-kapal komersial di Selat Hormuz pada Senin (20/4) setelah sempat menutup selat tersebut pada Sabtu (18/4). (REUTERS/Stringer)

Citra satelit memperlihatkan wilayah itu Senin di mana perjalanan kapal sangat minim. (via REUTERS/EUROPEAN UNION/COPERNICUS SENTIN)

5/5 Iran kembali membuka jalur pelayaran kapal-kapal komersial di Selat Hormuz pada Senin (20/4) setelah sempat menutup selat tersebut pada Sabtu (18/4). (REUTERS/Stringer)

Berdasarkan data LSEG, setidaknya 20 kapal, mulai dari tanker minyak hingga kapal kargo curah dan kontainer, melintasi Selat Hormuz pada Sabtu. Salah satunya adalah kapal tanker raksasa FPMC C Lord yang membawa sekitar 2 juta barel minyak mentah asal Arab Saudi menuju Taiwan. (REUTERS/Stringer)

Add as a preferred
source on Google