03:08
Video: Potensi Cuan Windfall Batu Bara Cs, Berkah Atau Ketergantungan?
Jakarta, CNBC Indonesia- Pemerintah tengah mengkaji penerapan windfall tax (pajak atas keuntungan tak terduga) pada komoditas ekspor andalan Indonesia yang mengalami kenaikan harga efek perang Timur Tengah seperti batu bara, nikel, dan CPO.
Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN Kemenko Perekonomian RI, Ferry Irawan menyebutkan rencana penerapan windfall tax masih di koordinasikan K/L terkait dimana perhitungan potensinya didasarkan atas selisih antara asumsi APBN dengan harga di pasar serta berapa lama kenaikan harga ini terjadi, selain itu juga diperhitungkan dampaknya terhadap iklim investasi.
Kemenko Perekonomian juga terus mencermati perkembangan gejolak global dan dampaknya terhadap daya tahan APBN yang hingga saat ini masih dipastikan aman. Di sisi lain, pemerintah juga melakukan efisiensi belanja sekitar Rp 120-130 Triliun dengan tetap menjaga program prioritas pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), 3 juta rumah hingga sebagai pendorong ekonomi.
Seperti apa arah kebijakan pemerintah terhadap potensi windfall komoditas di era perang? Bagaimana pemerintah melihat dampak windfall terhadap ekonomi RI? selengkapnya simak dialog Shafinaz Nachiar dengan Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN Kemenko Perekonomian RI, Ferry Irawan dalam Closing Bell, CNBC Indonesia (Selasa, 14/04/2026)
Addsource on Google