Resmi! Bahlil Ubah Aturan Harga Patokan Mineral Nikel Cs, Ini Isinya

pgr, CNBC Indonesia
Selasa, 14/04/2026 14:00 WIB
Foto: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberikan keterangan pers kepada media di Seoul, Selasa, 31 Maret 2026. (Dok. setkab.go.id)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia resmi menerbitkan aturan baru terkait dengan penetapan harga patokan untuk penjualan komoditas mineral logam. Aturan ini tertuang dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 144.K/MB.01/MEM.B/2026 tentang Perubahan atas Kepmen No. 266/2025 tentang Pedoman Penetapan Harga Patokan Untuk Penjualan Komoditas Mineral Logam dan Batu Bara.

Perubahan aturan yang diteken Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sejak 10 April 2026 ini, mulai berlaku pada tanggal 15 April 2026. 

Sebagaimana diketahui, aturan ini sudah digembar-gemborkan oleh Kementerian ESDM beberapa waktu yang lalu. Di mana, Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM Tri Winarno mengungkapkan bahwa formula HMA nikel yang baru akan memperhitungkan nilai kandungan mineral ikutan yang ada di dalam bijih nikel.


Menurutnya, mineral ikutan bernilai ekonomis tinggi tersebut, seperti kobalt dan besi, selama ini belum dihargai secara optimal. "Untuk setiap bulan gitu kita menyampaikan yang kemarin kan mendasarkan pada LME (London Metal Exchange) dengan correction factor tertentu. Untuk kobalt kita hargain, besi kita hargain, sehingga harganya nanti bisa naik harga acuannya," terang Tri beberapa waktu yang lalu.

Perubahan yang disiapkan oleh pemerintah, kata Tri, murni hanya pada rumus atau formula perhitungannya yakni pada correction factor dan valuasi mineral ikutan. Sementara itu, jadwal penerbitan dan penetapan harga acuan tersebut akan tetap berjalan rutin seperti biasanya tanpa ada perubahan periode rilis. "Kalau yang keluarin itu setiap dua minggu sekali ya tetap kita keluarin. Rumusnya yang ganti. Formula-formula," tegasnya.

Asal tahu saja, perubahan formula HMA untuk nikel merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan penerimaan negara dari sektor mineral. Hal itu juga sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang meminta optimalisasi pendapatan negara dari sumber daya alam, khususnya sektor mineral.

"Bukan kemungkinan, sudah menjadi keputusan dari kami. Bahwa kami akan menaikkan HMA-nya. Jadi harga standar acuan nikelnya kami akan naikkan," kata Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di Kemenko Perekonomian, dikutip Senin (30/3/2026).

Berikut hitungan terbaru Harga Patokan Mineral

Bijih Nikel

Formula:

HPM Bijih Nikel = [(% Ni * CF Bijih Nikel * HMA Nikel) + (% Fe * CF Besi ikutan * HMA Bijih Besi * 100) + (% Co * CF Kobalt ikutan * HMA Kobalt) + (% Cr * CF Krom ikutan * HMA Bijih Krom * 100)] * (1-MC)

Keterangan:

1. HPM Bijih Nikel adalah harga patokan mineral logam dalam bentuk bijih nikel dalam US$/WMT.

2. % Ni adalah kadar Ni dalam bijih nikel.

3. % Fe adalah kadar Fe dalam bijih nikel dengan ketentuan mineral ikutan besi dihitung ketika kadar Fe ≤ 35%.

4. % Co adalah kadar Co dalam bijih nikel dengan ketentuan mineral ikutan kobalt dihitung ketika kadar Co ≥ 0,05%.

5. % Cr adalah kadar Cr dalam bijih nikel.

6. CF Bijih Nikel adalah Corrective Factor Bijih Nikel, merupakan besaran persentase yang mengakomodir nilai koreksi bijih nikel pada HPM Bijih Nikel dengan ketentuan: a. CF untuk bijih nikel dengan 1,6% Ni = 30%. b. nilai CF akan naik-turun sebesar 1% setiap terjadi kenaikan/penurunan kadar Ni sebesar 0,1%.

7. CF Besi ikutan adalah Corrective Factor Besi ikutan, merupakan besaran persentase yang mengakomodir nilai koreksi mineral besi ikutan pada HPM Bijih Nikel ditetapkan sebesar 30%.

8. CF Kobalt ikutan adalah Corrective Factor Kobalt ikutan, merupakan besaran persentase yang mengakomodir nilai koreksi mineral kobalt ikutan pada HPM Bijih Nikel ditetapkan sebesar 30%.

9. CF Krom ikutan adalah Corrective Factor Krom ikutan, merupakan besaran persentase yang mengakomodir nilai koreksi mineral krom ikutan pada HPM Bijih Nikel ditetapkan sebesar 10%.

10. HMA Nikel adalah harga mineral acuan nikel dalam formula perhitungan HPM Bijih Nikel.

11. HMA Bijih Besi adalah harga mineral acuan bijih besi dalam formula perhitungan HPM Bijih Besi.

12. HMA Kobalt adalah harga mineral acuan kobalt dalam formula perhitungan HPM Bijih Kobalt.

13. HMA Bijih Krom adalah harga mineral acuan bijih krom dalam formula perhitungan HPM Bijih Krom.

14. MC (Moisture Content) adalah persentase kadar air dalam bijih nikel.

Feronikel

Formula:

HPM Feronikel = (% Ni * HMA Nikel ) * CF

Keterangan:

1. HPM Feronikel adalah harga patokan mineral logam dalam bentuk feronikel dalam US$/DMT.

2. % Ni adalah kadar Ni dalam feronikel.

3. HMA Nikel adalah harga mineral acuan nikel dalam formula perhitungan HPM.

4. CF adalah Corrective Factor merupakan besaran persentase yang mengakomodir terhadap nilai diskon maupun premium terhadap kualitas komoditas yang diperjualbelikan, ditetapkan sebesar 95%.

Mixed Hydroxide Precipitate (MHP)

Formula:

HPM MHP = (% Ni * HMA Nikel * CF Ni) + (% Co * HMA Kobalt * CF Co)

Keterangan:

1. HPM MHP adalah harga patokan mineral logam dalam bentuk Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) dalam US$/DMT.

2. % Ni adalah kadar Ni dalam MHP.

3. HMA Nikel adalah harga mineral acuan nikel dalam formula perhitungan HPM.

4. CF Ni adalah Corrective Factor nikel, merupakan besaran persentase yang mengakomodir terhadap nilai diskon maupun premium terhadap kualitas komoditas nikel yang diperjualbelikan, ditetapkan sebesar 60%.

5. % Co adalah kadar Co dalam MHP.

6. HMA Kobalt adalah harga mineral acuan kobalt dalam formula perhitungan HPM.

7. CF Co adalah Corrective Factor kobalt, merupakan besaran persentase yang mengakomodir terhadap nilai diskon maupun premium terhadap kualitas komoditas kobalt yang diperjualbelikan, ditetapkan sebesar 100%.

Mixed Sulfide Precipitate (MSP)

Formula:

HPM MSP = (% Ni * HMA Nikel * CF Ni) + (% Co * HMA Kobalt * CF Co)

Keterangan:

1. HPM MSP adalah harga patokan mineral logam dalam bentuk Mixed Sulfide Precipitate (MSP) dalam US$/DMT.

2. % Ni adalah kadar Ni dalam MSP.

3. HMA Nikel adalah harga mineral acuan nikel dalam formula perhitungan HPM.

4. CF Ni adalah Corrective Factor nikel, merupakan besaran persentase yang mengakomodir terhadap nilai diskon maupun premium terhadap kualitas komoditas nikel yang diperjualbelikan, ditetapkan sebesar 65%.

5. % Co adalah kadar Co dalam MSP.

6. HMA Kobalt adalah harga mineral acuan kobalt dalam formula perhitungan HPM.

7. CF Co adalah Corrective Factor kobalt, merupakan besaran persentase yang mengakomodir terhadap nilai diskon maupun premium terhadap kualitas komoditas kobalt yang diperjualbelikan, ditetapkan sebesar 30%.

Nickel Metal Shot (NMS)

Formula:

HPM NMS = % Ni * HMA Nikel * CF

Keterangan:

1. HPM NMS adalah harga patokan mineral logam dalam bentuk Nickel Metal Shot (NMS) dalam US$/DMT.

2. % Ni adalah kadar Ni dalam NMS.

3. HMA Nikel adalah harga mineral acuan nikel dalam formula perhitungan HPM.

4. CF adalah Corrective Factor, merupakan besaran persentase yang mengakomodir terhadap nilai diskon maupun premium terhadap kualitas komoditas yang diperjualbelikan, ditetapkan sebesar 100%.

Nickel Pig Iron (NPI)

Formula:

HPM NPI = % Ni * HMA Nikel * CF

Keterangan:

1. HPM NPI adalah harga patokan mineral logam dalam bentuk Nickel Pig Iron (NPI) dalam US$/DMT.

2. % Ni adalah kadar Ni dalam NPI.

3. HMA Nikel adalah harga mineral acuan nikel dalam formula perhitungan HPM.

4. CF adalah Corrective Factor, merupakan besaran persentase yang mengakomodir terhadap nilai diskon maupun premium terhadap kualitas komoditas yang diperjualbelikan, ditetapkan sebesar 85%.

Ingot Nikel

Formula:

HPM Ingot Nikel = HMA Nikel

Keterangan:

1. HPM Ingot Nikel adalah harga patokan mineral logam ingot nikel dalam US$/DMT.

2. HMA Nikel adalah harga mineral acuan nikel dalam formula perhitungan HPM.

Nickel Matte

Formula:

HPM Nickel-Matte = Konstanta * (% Ni+%Co) * HMA Nikel

Keterangan:

1. HPM Nickel-Matte adalah harga patokan mineral logam dalam bentuk nickel matte dalam US$/DMT.

2. Konstanta ditetapkan sebesar 78%.

3. % Ni adalah kadar Ni dalam nickel matte.

4. % Co adalah kadar Co dalam nickel matte.

5. HMA Nikel adalah harga mineral acuan nikel dalam formula perhitungan HPM.

Tak cuma produk nikel, terdapat juga HPM terbaru untuk produk Timbal, Seng, Bauksit, Besi, Logam Emas dan Perak, Timah, Tembaga, Pangan, Krom hingga Titanium. Bisa dilihat DI SINI.. 


(pgr/pgr) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Resmi, Bahlil Ubah Aturan Harga Patokan Nikel Cs