Antam Targetkan Produksi Emas dari Tambang Pongkor 935 Kg di 2026

Verda Nano Setiawan, CNBC Indonesia
Selasa, 14/04/2026 12:55 WIB
Foto: Tambang bawah tanah Pongkor, Bogor, Jawa Barat yang dikelola oleh PT Antam Tbk (ANTM) dengan produksi utama emas dan perak, Kamis (16/10/2025). (CNBC Indonesia/Verda Nano Setiawan)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menargetkan produksi emas dari tambang Pongkor mencapai 935 kilogram pada 2026, sesuai dengan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) yang telah disetujui oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Target tersebut meningkat dibandingkan realisasi produksi emas pada 2025 yang tercatat sebesar 743 kilogram.

Direktur Utama Antam Untung Budiharto menyampaikan bahwa target produksi 2026 ditetapkan secara prudent dan selaras dengan RKAB yang telah disetujui pemerintah.


"Dapat kami sampaikan untuk outlook produksi tahun 2026 sesuai dengan RKAB 2026 di mana Antam menetapkan target produksi yang prudent dan selaras dengan RKAB," ujar Untung dalam RDP bersama Komisi XII DPR RI, Senin (13/4/2026).

Selain emas, Antam juga menetapkan target produksi untuk komoditas lainnya, yakni bijih nikel sekitar 16 juta wet metric ton (wmt). Sementara untuk bauksit yakni sekitar 4,6 juta wmt naik dibandingkan realisasi 2025 sebanyak 2,8 juta wmt.

"Target ini mencerminkan upaya menjaga stabilitas produksi sekaligus mendukung kebutuhan hilirisasi nasional," kata Untung.

Lebih lanjut, Untung membeberkan dalam implementasinya, Antam menjalankan hilirisasi pada tiga komoditas utama. Untuk komoditas nikel, perusahaan mengembangkan ekosistem baterai kendaraan listrik secara terintegrasi.

"Mulai dari penambangan bijih, pengolahan melalui fasilitas RKEF dan HPAL, hingga pengembangan material baterai seperti prekursor, katoda, dan sel baterai," katanya.


(pgr/pgr) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Emas Terbang Tinggi, Investor Serbu Aset Safe Haven