Ikuti Titah Prabowo, PLN Bakal Setop PLTD di 741 Lokasi-Ganti ke PLTS

Firda Dwi Muliawati, CNBC Indonesia
Senin, 13/04/2026 16:12 WIB
Foto: Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi XII DPR RI di Komplek Parlemen, Jakarta, Senin (13/4/2026). (Tangkapan Layar Youtube/TVR Parlemen)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT PLN (Persero) angkat suara terkait arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menghentikan operasional Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) berbasis Bahan Bakar Minyak (BBM).

Hal ini tak lain untuk memperkuat kedaulatan energi nasional dengan mengalihkan ketergantungan BBM ke sumber daya yang lebih bersih.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan bahwa pihaknya telah memetakan total 2.139 PLTD di 741 lokasi seluruh Indonesia untuk digantikan dengan energi bersih.


Pihaknya memastikan transisi tersebut dilakukan secara bertahap melalui pemanfaatan potensi Energi Baru Terbarukan (EBT) yang tersedia di masing-masing wilayah.

"PLN juga sudah merencanakan mengurangi konsumsi BBM di sektor ketenagalistrikan pada 741 lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Diesel dengan total ada sekitar 2.139 mesin diesel. Nah tentu saja kami mempertimbangkan apakah ada hidro, mikro hidro yang ada di lokasi tersebut," ungkapnya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XII DPR RI, Jakarta, Senin (13/4/2026).

Bagi wilayah yang tidak memiliki potensi sumber air, PLN menyiapkan skema pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), beserta sistem penyimpanan energi baterai atau Battery Energy Storage System (BESS). Teknologi tersebut menjadi kunci agar pasokan listrik tetap stabil dan andal meskipun beralih dari energi fosil.

"Kalau tidak ada, maka kami merancang dan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya yang dilengkapi dengan Battery Energy Storage System," katanya.

Darmawan menekankan, dengan meminimalkan penggunaan BBM yang didominasi impor, pihaknya berharap biaya pokok produksi listrik dapat ditekan, sehingga lebih kompetitif bagi iklim investasi.

PLN juga tengah merancang pembangunan transmisi green enabling super grid sepanjang 48.000 kilometer sirkuit. Infrastruktur tersebut berfungsi untuk mengevakuasi daya dari lokasi potensi energi terbarukan di daerah terpencil menuju pusat-pusat beban di perkotaan.

"Ini menjadi topik utama dalam percepatan transisi energi bukan hanya bergeser dari fosil ke renewable energi tetapi lebih penting lagi adalah kemandirian energi, swasembada energi. Energy security. Bagaimana mengubah energi yang berbasis pada impor dan digantikan dengan energi yang berbasis pada kekuatan domestik," tandasnya.

Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto secara tegas menyatakan akan menutup Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) atau pembangkit yang memakai Bahan Bakar Minyak (BBM). Sejalan dengan itu pemerintah akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan kapasitas mencapai 100 Giga Watt (GW) dalam waktu 2 tahun ini.

Prabowo menyampaikan, bahwa pemerintah sudah memutuskan untuk menjalankan program elektrifikasi 100 GW.

"Nanti tidak boleh ada lagi pembangkit listrik menggunakan diesel, menggunakan solar. Tidak," terang Presiden Prabowo dalam peresmian fasilitas perakitan kendaraan komersial berbasis listrik milik PT Vektor Teknologi Mobilitas Tbk di Magelang, Jawa Tengah, Kamis (9/4/2026).

"Dengan itu kita akan tutup pembangkit listrik tenaga diesel 13 buah yang di PLN akan kita tutup," tambah Prabowo.

Dalam catatan Prabowo, dengan menutup pembangkit diesel itu, Indonesia bisa menghemat 200 ribu barel minyak per hari (bph) atau 20% impor minyak nasional. Saat ini Indonesia mengimpor sekitar 1 juta barel minyak per hari.

"Kita masih perlu impor 1 juta barel sehari. Dengan kita tutup PLTD, kita langsung menghemat 20%. Dengan nanti 100 GW kita juta akan menghemat sangat-sangat besar, mungkin kita dua-tiga tahun lagi tidak perlu impor BBM sama sekali," ucapnya.

"Kita punya kekuatan besar, kita benar-benar sungguh, kita akan kuat, kita akan berdiri di atas kaki kita sendiri," tegas Prabowo.


(wia) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Prabowo Akan Tutup PLTD, RI Bisa Hemat 200.000 Barel BBM