Bos PLN Beberkan Kondisi Terbaru Pasokan-Cadangan Listrik RI

Firda Dwi Muliawati, CNBC Indonesia
Senin, 13/04/2026 15:42 WIB
Foto: Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi XII DPR RI di Komplek Parlemen, Jakarta, Senin (13/4/2026). (Tangkapan Layar Youtube/TVR Parlemen)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT PLN (Persero) menyampaikan bahwa sistem kelistrikan nasional hingga Maret 2026 tercatat dalam kondisi normal, dengan cadangan daya yang masih cukup kuat untuk menopang kebutuhan listrik nasional.

Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo memaparkan daya mampu netto (DMN) sistem kelistrikan nasional saat ini mencapai 71,15 Giga Watt (GW) dengan reserve margin (RM) atau cadangan sebesar 39%. Hal ini menunjukkan bahwa pasokan listrik nasional masih berada dalam kondisi aman.

"Dan untuk itu kami juga sistem kelistrikan nasional sampai dengan Maret dalam kondisi normal. Daya mampu neto 71 Giga Watt, reserve margin sekitar 39%, sehingga pasokan listrik nasional dalam kondisi yang andal," kata Darmawan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XII DPR RI, Senin (13/4/2026).


Berdasarkan data paparan Darmawan di DPR, daya mampu listrik di Jawa, Madura, dan Bali mencapai 49 GW dengan reserve margin 39,2%. Di Sumatra-Bangka, daya mampu mencapai 11,9 GW dengan RM 38,2%.

Menurut dia, kondisi kelistrikan ini cukup penting guna mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. Adapun pasokan gas untuk pembangkit PLN posisinya saat ini telah mencapai minimum 12 hari operasional (HOP). Artinya, secara umum pengiriman gas alam cair atau Liquefied Natural Gas (LNG) dalam kondisi aman.

"Secara umum pengiriman LNG sudah terjadwal dan secara umum tidak ada kendala. Dengan untuk itu kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas dukungan kementerian ESDM dalam pemenuhan gas nasional untuk kebutuhan pembangkit PLN karena dapat terjaga dengan baik," ujar Darmawan.

Tak hanya itu, ketersediaan batu bara untuk pembangkit listrik nasional juga terpantau dalam kondisi aman. Hingga April 2026, Hari Operasi Pembangkit (HOP) batubara nasional tercatat mencapai 15,90 hari operasi.


(ven/wia) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Resep PLN IP Jaga Lingkungan - Raih 7 Proper Emas & 22 Hijau