Video

Video: Tensi Perang Iran Panas, RI Wajib Amankan Pasokan & Harga BBM

CNBC Indonesia TV,  CNBC Indonesia
10 April 2026 12:17

Jakarta, CNBC Indonesia- Perang Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel dan Iran telah berimbas pada penutupan Selat Hormuz dan mengganggu rantai pasok energi. Ketegangan ini juga membuat harga minyak mentah dunia meroket hingga ke atas USD 100 per Barel dan bagi sebagai negara pengimpor minyak, kondisi ini tentu saja akan memberikan pengaruh.

Anggota Dewan Energi Nasional (DEN), Satya Widya Yudha menilai pergerakan harga minyak di tengah perang Iran Vs AS dan Israel masih sangat rentan meski gencatan senjata memerikan sedikit harapan.

Kondisi rentan ini harus menjadi perhatian Indonesia karena terkait ketahanan energi maka ketersediaan pasokan minyak dan BBM di pasar global menjadi isu penting. Selain itu keterjangkauan masyarakat terhadap akses energi yakni BBM dan LPG menjadi penting sehingga langkah pemerintah untuk tidak menaikkan harga BBM Subsidi sudah sangat tepat.

Salah satu langkah yang diambil pemerintah untuk memastikan pasokan energi tetap aman adalah melakukan diversifikasi pemasok minyak hingga BBM dan gas.

Lalu Seperti apa DEN melihat dampak perang Timur Tengah ke Ketahanan Energi RI? Selengkapnya simak dialog Andi Shalini dengan Anggota Dewan Energi Nasional (DEN), Satya Widya Yudha dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Jum'at, 10/04/2026)