MARKET DATA
Internasional

Semua Disikat AS-Israel, Sinagoge Yahudi di Teheran Hancur Total

Thea Fathanah Arbar,  CNBC Indonesia
07 April 2026 14:35
Bendera nasional Iran berkibar tertiup angin sementara puing-puing berserakan setelah serangan Israel dan AS terhadap sebuah kantor polisi, di tengah konflik AS-Israel dengan Iran, di Teheran, Iran, 3 Maret 2026. (Majid Asgaripour/WANA (West Asia News Agency) via REUTERS)
Foto: Bendera nasional Iran berkibar tertiup angin sementara puing-puing berserakan setelah serangan Israel dan AS terhadap sebuah kantor polisi, di tengah konflik AS-Israel dengan Iran, di Teheran, Iran, 3 Maret 2026. (via REUTERS/Majid Asgaripour)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah sinagoge di ibu kota Iran dilaporkan hancur total akibat serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel pada Selasa (7/4/2026) pagi waktu setempat. Informasi ini disampaikan oleh media lokal Iran, termasuk kantor berita Mehr dan surat kabar Shargh.

"Menurut informasi awal, Sinagoge Rafi-Nia... hancur total dalam serangan pagi ini," tulis Shargh dalam laporannya, seperti dikutip AFP.

Shargh menyebut sinagoge tersebut sebagai salah satu pusat penting bagi komunitas Yahudi, khususnya bagi warga Yahudi asal Khorasan, untuk berkumpul dan merayakan kegiatan keagamaan.

Komunitas Yahudi merupakan salah satu kelompok minoritas yang diakui secara hukum di Iran. Meski demikian, jumlahnya relatif kecil dan terus menyusut sejak banyak anggotanya meninggalkan negara itu setelah Revolusi Islam 1979.

Hingga kini, tidak ada data resmi yang dipublikasikan terkait jumlah pasti warga Yahudi di Iran. Namun, berbagai perkiraan menyebutkan populasinya tersisa hanya beberapa ribu orang.

Sebagai informasi, Iran mayoritas menganut Islam Syiah. Meski begitu, konstitusi negara tersebut juga mengakui keberadaan sejumlah agama minoritas, termasuk Islam Sunni, Zoroastrianisme, Yudaisme, dan Kristen, yang masing-masing memiliki perwakilan di parlemen.

 

(luc/luc) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Khamenei Dibunuh, Irak Umumkan Tiga Hari Masa Berkabung


Most Popular
Features