MARKET DATA

Viral Motor Berlogo BGN di Medsos, Ini Kata Kepala BGN

sef,  CNBC Indonesia
07 April 2026 10:33
Kepala BGN, Dadan Hindayana saat menyampaikan pemaparan Konferensi Pers terkait bersama Kejaksaan Agung berkomitmen penuh untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh penjuru Indonesia di Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (17/3/2026). (Tangkapan Layar Youtube/ Badan Gizi Nasional Republik Indonesia)
Foto: Kepala BGN, Dadan Hindayana (Tangkapan Layar Youtube/ Badan Gizi Nasional Republik Indonesia)

Jakarta, CNBC Indonesia - Video yang menampilkan sejumlah sepeda motor berlogo Badan Gizi Nasional (BGN) viral di media sosial. Hal ini memicu beragam spekulasi di tengah masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BGN Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa pengadaan motor tersebut merupakan bagian dari perencanaan anggaran tahun 2025 yang lalu. Motor ditujukan untuk mendukung operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya bagi Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

"Pengadaan motor ini memang masuk dalam anggaran 2025. Fungsinya untuk mendukung operasional Kepala SPPG," ujar Dadan, Selasa (7/4/2026).

Meski demikian, Dadan memastikan bahwa motor tersebut hingga saat ini belum didistribusikan kepada pihak terkait. Menurutnya, kendaraan yang telah tersedia masih harus melalui proses administrasi sebagai Barang Milik Negara (BMN) sebelum dapat digunakan.

"Motor tersebut belum dibagikan. Setelah seluruhnya lengkap, akan dicatat terlebih dahulu sebagai BMN sebelum didistribusikan," jelasnya menyebut lagi proses realisasi pengadaan motor secara bertahap dimulai pada Desember 2025.

Sementara itu, terkait informasi yang beredar di media sosial mengenai jumlah pengadaan mencapai 70.000 unit, Dadan pun menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar atau hoaks. Dadan berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, serta dapat memahami bahwa pengadaan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan kelancaran pelaksanaan Program MBG di seluruh Indonesia.

"Informasi 70.000 unit itu tidak benar," tegasnya.

"Realisasi total motor listrik sebanyak 21.801 unit dari 25.000 unit yang dipesan di tahun 2025," sebut Dadan.

(sef/sef) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Bos BGN Minta Tambahan Anggaran Rp28,63 Triliun ke Menkeu Purbaya


Most Popular
Features