MARKET DATA

Soal Kenaikan Harga BBM Non Subsidi, Airlangga: Belum Ada!

Robertus Andrianto,  CNBC Indonesia
06 April 2026 15:51
Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto saat menyampaikan Konferensi Pers terkait Kebijakan Transportasi dan BBM di Jakarta, Senin (6/4/2026). (Tangkapan Layar Youtube/PerekonomianRI)
Foto: Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto saat menyampaikan Konferensi Pers terkait Kebijakan Transportasi dan BBM di Jakarta, Senin (6/4/2026). (Tangkapan Layar Youtube/PerekonomianRI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto menegaskan, belum ada rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis non subsidi atau Pertamax Cs.

Airlangga menyampaikan, bahwa dengan pembelian BBM di harga US$ 76 per barel, masih dekat dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang ditetapkan tahun 2026 senilai US$ 70 per barel.

"US$ 76 itu masih dekat dengan APBN kita. Jadi untuk ke depan masih aman. Belum ada, belum ada (kenaikan)," kata Airlangga menjawab pertanyaan soal harga BBM Non subsidi, Senin (6/4/2026).

Berkenaan dengan itu, pemerintah pun memastikan tidak akan menaikkan harga BBM subsidi sampai akhir tahun 2026 ini. Ditahannya harga BBM subsidi untuk menjaga daya beli masyarakat seperti yang diumumkan 31 Maret 2026 lalu.

"Pemerintah dan Pertamina memutuskan tidak menaikkan harga BBM bersubdi Pertalite dan solar. Nanti pak Menkeu (Purbaya Yudhi Sadewa) menjelaskan selama harga minyak tidak lebih dari US$ 97 average, harga BBM ini bisa kita pertahankan sampai Desember 2026," jelas Airlangga.

(pgr/pgr) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Harga BBM Terbaru di Seluruh SPBU RI, Berlaku 15 Desember 2025


Most Popular
Features