MARKET DATA

Resmi! Harga BBM di Seluruh SPBU RI, Berlaku 6 April 2026

Firda Dwi Muliawati, Verda Nano Setiawan,  CNBC Indonesia
06 April 2026 08:10
Tetesan bahan bakar jatuh dari nosel setelah mengisi bahan bakar mobil di sebuah SPBU, seiring meningkatnya kekhawatiran tentang pasokan bahan bakar di tengah konflik AS-Israel dengan Iran, di Dhaka, Bangladesh, 10 Maret 2026. (REUTERS/Mohammad Ponir Hossain)
Foto: Tetesan bahan bakar jatuh dari nosel setelah mengisi bahan bakar mobil di sebuah SPBU, seiring meningkatnya kekhawatiran tentang pasokan bahan bakar di tengah konflik AS-Israel dengan Iran, di Dhaka, Bangladesh, 10 Maret 2026. (REUTERS/Mohammad Ponir Hossain)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto memutuskan untuk tidak menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia, baik itu BBM bersubsidi maupun BBM non subsidi per 1 April 2026. Pemerintah mampu menahan harga di tengah gejolaj perang Iran dengan Isarel-Amerika Serikat (AS) yang membuat harga minyak dunia melesat

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, pihaknya bersama PT Pertamina (Persero) dan SPBU swasta akan membahas lebih lanjut terkait harga BBM, khususnya non Subsidi.

"Kami sampaikan terkait penyesuaian harga. Kami sampaikan perintah Pak Presiden dan hasil rapat, penyesuaian harga BBM subsidi tidak ada penyesuaian naik atau turun, flat pakai harga sekarang," ungkapnya saat konferensi pers, beberapa waktu yang lalu.

"Untuk BBM non subsidi, kami dengan tim Pertamina maupun SPBU swasta lain sedang melakukan pembahasan sampai waktu selesai, itu kapan? tunggu dulu, artinya belum ada penyesuaian harga, masih tetap sama," tegasnya.

"Saya minta masyarakat info yang dipegang itu dari pemerintah, selain itu saya mohon kita lebih cerdas mengelola info. Tujuannya agar tetap stabil," imbaunya.

Lantas, bagaimana fakta di lapangan? Apakah harga BBM non subsidi di SPBU swasta per 1 April 2026 ini juga tidak naik seperti halnya SPBU Pertamina?

Hingga Kamis, 2 April 2026, harga BBM di seluruh SPBU dalam negeri terpantau masih sama seperti yang berlaku sejak periode Maret 2026. Biasanya, perubahan harga BBM non subsidi terjadi pada tanggal 1 setiap bulannya.

Berdasarkan pantauan CNBC Indonesia, di SPBU Pertamina, untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya misalnya, harga BBM jenis RON 92 atau Pertamax masih dibanderol Rp 12.300 per liter pada 1 April 2026 ini, sama seperti harga per Maret.

Kemudian, Pertamax Green atau RON 95 pada 1 April 2026 dibanderol sebesar Rp 12.900 per liter. Pertamax Turbo seharga Rp 13.100 per liter. Lalu Dexlite sebesar Rp 14.200 per liter. Dan Pertamina Dex seharga Rp 14.500 per liter.

Adapun untuk harga BBM bersubsidi Pertalite dan Solar subsidi masih belum berubah sejak 3 September 2022, yakni masing-masing dibanderol Rp 10.000 dan Rp 6.800 per liter.

Khusus SPBU swasta, terpantau harga yang berlaku, baik di SPBU BP-AKR dan PT Vivo Energy Indonesia pada 1 April 2026 ini masih sama seperti periode bulan lalu. Sementara SPBU Shell terpantau masih kosong, tidak menjual BBM.

"Produk bahan bakar minyak (BBM) Shell saat ini tidak tersedia. Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang Anda alami. Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah terkait permohonan rekomendasi impor BBM tahun 2026 sesuai dengan tata laksana yang berlaku," tulis keterangan di website resmi Shell Indonesia, dikutip Senin (6/4/2026).

Sementara itu, berdasarkan pantauan Di SPBU Vivo dan BP-AKR daerah Ciater, yang dijual hanya jenis BBM bensin RON 92. Baik BP 92 dan Revvo 92 harga yang berlaku sebesar Rp 12.390 per liter, sama seperti periode Maret 2026. Sedangkan untuk SPBU Shell tidak menjual BBM atau stok kosong.

Begitupun di wilayah Warung Buncit, Mampang, Jakarta Selatan, terpantau baik SPBU Vivo dan Shell tidak menjual BBM atau stok kosong. Sementara SPBU BP terpantau hanya menjual BBM BP 92 dengan harga Rp 12.390 per liter.

Berikut daftar harga BBM di seluruh SPBU milik Pertamina maupun pihak swasta, per 6 April 2026:

Harga BBM Pertamina (DKI Jakarta):

Pertalite: Rp 10.000 per liter

Solar Subsidi: 6.800 per liter

Pertamax: Rp 12.300 per liter liter

Pertamax Turbo: Rp 13.100 per liter

Pertamax Green 95: Rp 12.900 per liter

Dexlite: Rp 14.200 per liter

Pertamina Dex: Rp 14.500 per liter

Harga BBM Shell (namun mayoritas stok BBM kosong):

Shell Super: Rp 12.390 per liter

Shell V-Power Diesel: Rp 14.620 per liter

Harga BBM Vivo:

Vivo Revvo 92: Rp 12.390 per liter

Vivo Revvo 95: Rp 12.930 per liter

Vivo Diesel Primus: Rp 14.610 per liter

Harga BBM BP-AKR (Jabodetabek), berlaku sejak 3 Maret 2026:

BP Ultimate: Rp 12.930 per liter

BP 92: Rp 12.390 per liter

BP Ultimate Diesel: Rp 14.620 per liter.

(pgr/pgr) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Harga BBM Terbaru di Seluruh SPBU RI, Berlaku 22 Desember 2025


Most Popular
Features