MARKET DATA

Sulut Usai Gempa M7,6, Menteri Dody: Kondisi Jalan-Jembatan Masih Aman

Ferry Sandi,  CNBC Indonesia
02 April 2026 15:34
Gempa bumi magnitudo 7,6 di perairan Bitung, Sulawesi Utara dan Maluku Utara, Kamis (2/4/2026) pagi. (REUTERS/Tonny Rarung)
Foto: Gempa bumi magnitudo 7,6 di perairan Bitung, Sulawesi Utara dan Maluku Utara, Kamis (2/4/2026) pagi. (REUTERS/Tonny Rarung)

Jakarta, CNBC Indonesia - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,6 mengguncang wilayah Bitung di Sulawesi Utara pagi tadi. Guncangan gempa yang sangat besar sampai saat ini belum berdampak pada infrastruktur jalan hingga jembatan.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo memastikan kondisi infrastruktur utama di sejumlah wilayah masih dalam status terkendali.

"Tadi pagi saya dapat info dari Bu Sekjen dan Pak Dirjen Bina Marga, untuk Minahasa Utara, Bitung, sementara ini jalan dan jembatan masih aman. Terus, yang kena memang di kantor kami di Maluku Utara semua kaca pecah," ujar Dody.

Pemerintah langsung mengaktifkan langkah mitigasi di wilayah terdampak, termasuk pengaturan pola kerja pegawai di lapangan.

"Jadi, hari ini teman-teman di Balai Jalan Nasional Maluku Utara sedang work from home sambil mengikuti arahan dari BMKG dan BPPD di setempat," lanjutnya.

Sementara itu, perhatian difokuskan pada titik-titik yang mengalami gangguan akses akibat kondisi geografis pascagempa.

"Untuk yang di Gorontalo, sementara waktu memang ada beberapa ruas jalan yang terkena masalah dan ada beberapa longsor. Kita lagi sedang koordinasi dengan BPPD dan BMKG dan Basarnas untuk kemudian bisa secara secepatnya menyelesaikan longsoran-longsoran itu," jelasnya.

Upaya percepatan pemulihan akses menjadi prioritas, terutama untuk menjaga kelancaran distribusi logistik dan mobilitas warga.

"Kalau misalnya ada jalan yang rusak, ada jembatan yang putus, kami akan segera bekerja sama dengan BNPB maupun BPPD maupun dengan TNI Polri untuk paling enggak minimum kita biasanya bikin jembatan sementara dulu supaya arus logistik tidak terganggu," tegas Dody.

Langkah darurat tersebut disiapkan sebagai solusi cepat sebelum pembangunan infrastruktur permanen dilakukan.

"Tapi sementara waktu, kita kejar dulu supaya arus menggunakan manusia atau logistik tidak terganggu," imbuhnya.

Tim teknis dari Kementerian Pekerjaan Umum juga telah diterjunkan langsung ke lokasi terdampak untuk mempercepat penanganan.

"Tim memang sudah jalan ke kedua tempat. Di Maluku Utara sudah ada, tim yang di Gorontalo juga sudah ada," pungkasnya.

(fys/wur) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Video: Gempa M 7,6 Guncang Jepang, Terjadi Tsunami 40 Cm


Most Popular
Features